Wakil Gubernur DKI Jakarta

Rencananya Digelar Besok, Pemilihan Wagub DKI Sebaiknya Ditunda Tunggu Suasana Kondusif

Nurmansjah semestinya pihak DPRD DKI tidak menggelar pemilihan wagub di tengah kesibukan pemerintah menangani pandemi corona.

Kolase TribunNewsmaker - TribunNews.com
Menilik Kekayaan 2 Cawagub DKI Jakarta, Riza Patria Vs Nurmansjah Lubis, Siapa yang Paling Kaya? 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta asal PKS, Nurmansjah Lubis mengaku setuju dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah soal tidak mengadakan kegiatan keramaian.

Termasuk, rencana pemilihan wagub DKI yang rencananya digelar pada Senin (6/4/2020) besok, di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat.

Menurut Nurmansjah semestinya pihak DPRD DKI mengindahkan dan menaati kebijakan, dengan tidak menggelar pemilihan wagub di tengah kesibukan pemerintah menangani wabah virus corona di Jakarta.

Pemilihan bisa dilangsungkan jika kondisi Jakarta yang notabene adalah epicenter penularan virus corona, kembali kondusif.

"Ya memang seharusnya kita harus menaati keputusan presiden, putusan Pak Gubernur, Kapolri supaya semuanya kondisinya kondusif baru kita pilih (wagub DKI)," kata Nurmansjah saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

Pada Jumat (3/4/2020) kemarin dirinya dan Cawagub Gerindra Ahmad Riza Patria mengikuti tahapan penyampaian visi misi sesuai RPJMD 2017 - 2022, serta tanya jawab dengan para perwakilan fraksi DPRD DKI dan anggota panitia pemilihan.

Jalannya proses penyampaian visi misi dilakukan via video teleconference dan tidak disiarkan secara langsung pada kanal sosial media DPRD DKI.

Baca: Rusia Perpanjang Lockdown, Sejumlah Penerbangan Ditangguhkan, Warga Amerika Tertahan di Bandara

Ditanya bagaimana pengalaman menjalaninya, anggota DPRD DKI dua periode ini mengaku banyak pertanyaan yang membuat calon menampilkan kompetensinya masing-masing.

"Banyak banget, sudah kayak S3 pokoknya dah. Kompetensi masing-masing jadi terekspose. Keren, pertanyaan-pertanyaannya juga bagus," ungkap dia.

Merespon Nurmansjah, Anggota Panlih Wagub DKI Andyka berharap PKS tetap mengikuti keputusan yang telah ditetapkan bersama.

Cawagub DKI Riza Patria jalani sesi wawancara dengan tim panlih di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2020)
Cawagub DKI Riza Patria jalani sesi wawancara dengan tim panlih di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2020) (Danang Triatmojo/Tribunnews.com)

"Keputusan itu kan melalui rapat bamus, saya rasa PKS ini partai besar yang tentunya nggak mencla-mencle lah, apa yang disepakati di awal tentunya tidak akan diubah, kita sudah on the track artinya rangkaian sudah selesai tinggal satu saja paripurna," ujarnya.

Lebih lanjut Andyka menuturkan hampir seluruh anggota DPRD telah sepakat dengan jadwal tersebut. Tidak ada yang membicarakan penundaan.

"Alhamdulillah teman-teman pasca melihat planning, hampir seluruh anggota dewan melihat, tidak ada yang bicara penundaan, mereka berbicara persiapan mengenai pelaksanaan hari Senin, secara protokoler itu sudah kita siapkan semuanya nanti hari Minggu tinggal gladi bersih saja," katanya.(Tribun Network/dan/wly)

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved