Minggu, 10 Mei 2026

Virus Corona

Perlu Kolaborasi Hentikan dan Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Melawan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia belum terhenti dan jumlah penderita yang terinfeksi masih bertambah.

Melawan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

Ketua Umum Ladies International Program (LIP),  Yulie Nasution menyatakan, semua pihak harus bahu membahu memutus mata rantai peredaran covid-19.

"Menghentikan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air, harus dilakukan  bersama antara pemerintah, pihak swasta, badan amal hingga masyarakat umum," katanya dalam keterangan pers..

Organisasi LIP didirikan oleh Yulie Nasution, Annisa Yudhoyono, Hana Fadel Muhammad, Meytha Anton, Widi Wardhana, Ririen Roy Suryo, Dotty Arwin Rasjid, Ello Suhaeli Kalla, Elza Syarief, Ayu Rosan, Titi Hatta, Vicky Dharmawan dan Devita Rusdy.

Upaya harus dilakukan terus menerus, hingga wabah di Indonesia ini mencapai puncak pandemi lalu turun dan benar-benar menghilang.

Baca: Stres di Tengah Pandemi Virus Corona, Dinar Candy Merasa Jatuh Miskin

Baca: Imbas Pandemi Virus Corona, Warga Prancis Diminta Lebih Banyak Makan Keju

Baca: Mengenang Didi Kempot, Musisi Jalanan yang Bisa Injakkan Kaki di Benua Amerika hingga Eropa

Untuk itu (LIP) mengambil bagian bersama pemerintah dan elemen masyarakat lainnya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Sebagai elemen peduli bangsa, pihaknya berbagi energi positif, pemikiran, motivasi dan dukungan material kepada warga yang menjadi korban dan rentan menjadi korban Covid-19," katanya.

Sebagai rganisasi yang biasa memperkenalkan dan mempromosikan potensi seni, budaya, kuliner, fesyen dan pariwisata Indonesia, dengan semangat berusaha memerangi pandemi ini dengan cara memberikan bantuan kepada beberapa puskesmas seperti masker, hand sanitizer dan alat pelindung diri (APD).

Menurut Yulie Nasution, partisipasi dalam penanganan wabah Covid-19 ini sebagai langkah gerakan kemanusiaan dengan saling berbagi kasih.

Ketua Pelaksana, Meytha Anton menambahkan selain memberikan alat kesehatan, organisasi ini juga memberikan sembako, peralatan kebersihan dan lainnya kepada orang-orang tidak mampu yang mencakup wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat.

“Wilayahnya melingkupi Pasar Inpres Jakarta, Ciputat, Cireundeu, Lebak Bulus, Ulujami, Pondok Pesantren Kemayoran, Pondok Kelapa, Jati Waringin, dan lainnya sampai ke arah Bekasi,” ungkap Meytha. (Warta Kota/Ichwan Chasani)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Di Tengah Pandemi Covid-19, Ladies International Program (LIP) Berbagi Energi Positif

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved