Breaking News:

Virus Corona

Gubernur Anies Baswedan: Jangan Ada Mudik Lokal, Mudik Virtual Boleh

Ia meminta masyarakat tidak membuat kondisi Jabodetabek kembali ke bulan Maret, dan membuat usaha selama ini sia sia.

Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Anies Baswedan tunjukkan contoh surat izin keluar masuk DKI Jakarta selama PSBB pandemi Covid-19 yang disertai dengan QR Code. Sehingga petugas lapangan tinggal melakukan pemindaian untuk mengecek keabsahan surat izin. 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya tidak mudik lokal atau berpergian ke kawasan cakupan Bogor Depok Tangerang dan Bekasi, jelang hari raya lebaran.

Masyarakat dipersilakan mengganti mudik lokal dengan mudik virtual alias memanfaatkan teknologi, semisal video call untuk bertatap muka dari jauh.

"Jangan ada 'Mudik Lokal', yang boleh adalah 'Mudik Virtual'," kata Anies dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2020).

Baca: Tegaskan Jabodetabek Masih PSBB, Gubernur Anies: Virus Tidak Kenal Lebaran atau Bukan

Menyambut hari raya idul fitri yang kurang dari dua pekan lagi, Anies mengimbau warga tetap berada di rumah masing - masing dan mengurungkan niatan berpergian.

Terlebih ada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 tentang pembatasan keluar masuk DKI Jakarta.

"Artinya, semua tetap berada di rumah, yang bisa bepergian adalah orang yang karena tugas/pekerjaannya di 11 sektor yang mendasar," ujarnya.

Ia meminta masyarakat tidak membuat kondisi Jabodetabek kembali ke bulan Maret, dan membuat usaha selama ini sia sia.

"Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah, tidak bepergian, apalagi menjelang masa yang banyak hari liburnya. Ini adalah momentum kita menjaga untuk tetap berada di rumah," pungkas Anies.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved