Breaking News:

MUI dan BPKH Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Ustaz dan Marbot Masjid

Bantuan tersebut diutamakan kepada santri, guru ngaji, kiai, terutama ustaz di masjid

HandOut/Ist
Bantuan untuk ustaz dan marbot masjid serta warga terdampak pandemi Covid-19 secara simbolis disalurkan melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI), di kantor MUI, Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyalurkan 5.000 bantuan paket sembako dan 1.000 paket bantuan langsung tunai (BLT) untuk ustaz dan marbot masjid serta warga terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan ini disalurkan melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI), di kantor MUI, Jakarta, secara simbolis melalui tim dan masjid di seluruh Indonesia.

MUI dipercaya menyalurkan bantuan ini karena merupakan lembaga merupakan representasi umat, sehingga nantinya diharapkan, bantuan benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak.

"Bantuan tersebut diutamakan kepada santri, guru ngaji, kiai, terutama ustaz di masjid," kata anggota Badan Pelaksana BPKH, Rahmat Hidayat, dalam keterangan persnya, Sabtu, 16 Mei 2020.

Rahmat mengatakan, di masa pandemi yang tengah berlangsung sekitar 2 bulan ini, bukan hanya para pekerja industri saja yang terdampak. Sektor informal, termasuk para ustaz, marbot masjid, dan para kyai juga demikian.

BPKH juga sudah menyalurkan bantuan kepada beberapa lembaga kemaslahatan lainnya, diantaranya Dompet Dhuafa, Lazisnu, dan yang lainnya.

Lembaga ini juga memberikan bantuan berupa 2.500 paket sembako kepada pegawai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Akibat wabah Covid-19, mereka telah dirumahkan.

“Pemberian bantuan paket sembako disalurkan kepada 2.500 keluarga penerima manfaat. Insya Allah, umat merasakan manfaat dari dana kemaslahatan," ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji, Anggito Abimanyu, di Graha Himpuh, Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Pada kesempatan itu, Ketua Umum HIMPUH Baluki Ahmad, yang mewakili 5 asosiasi penyelenggara haji dan umrah menyatakan, pemberian yang diberikan BPKH tersebut merupakan kehormatan.

“Mewakili kawan-kawam asosiasi, saya mengucapkan terimakasih dan bantuan yang disalurkan melalui asosiasi masing-masing, seperti HIMPUH, AMPHURI, ASPHURINDO, KESTHURI, DAN SAPUHI," ujarnya.

Pemberian bantuan merupakan bagian dari program kemaslahatan BPKH untuk membantu menanggulangi dampak ekonomi akibat Covid-19. Bantuan sembako ini berasal dari nilai manfaat yang didapat dari hasil kelolaan Dana Abadi Umat (DAU) sesuai Pasal 17 UU No. 34 tahun 2014.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved