Breaking News:

Gadis di Bawah Umur Jadi PSK di Gang Royal, Diupah Rp 110.000 Tiap Layani Pelanggan

AJ tak berkutik ketika petugas menangkap basah dirinya sedang berada di kamar. Tubuhnya gemetar ketakutan. Mukanya pucat menahan malu

(KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)
Penggerebekan lokalisasi gang royal, Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (30/1/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan prostitusi gang royal di Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara kembali dibongkar aparat kepolisian.

Praktik prostitusi gang royal itu aktif kembali di saat Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Baca: Ibu Pergoki Anaknya Melahirkan di Kamar Mandi, Ternyata Dihamili Ayah Tiri

Selain itu, praktik prostitusi tersebut dilakukan di tengah Bulan Suci Ramadan.

Polisi pun telah menangkap puluhan orang yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi gang royal.

Perkembangan kasusnya, sudah ada empat orang yang kini berstatus tersangka.

Mereka masing-masing berinisial R, UP, AJ dan RD.

Keempatnya diduga melakukan praktik prostitusi anak di bawah umur.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, di antara keempat tersangka, ada AJ yang ditangkap saat sedang berhubungan seks dengan pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur.

"Kemudian yang berikutnya tersangka yang ketiga (AJ) adalah orang yang berhubungan badan dengan anak dibawah umur," tegas Budhi, Rabu (20/5/2020).

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved