Pemprov DKI Tetap Cairkan Gaji ke-13 Bagi Tenaga Honorer

Adapun besaran uang yang diberikan yaitu satu kali gaji bulanan yang setara upah minimum provinsi (UMP) 2020, atau Rp 4.276.349.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta pastikan tetap mencairkan uang THR atau uang apresiasi bagi tenaga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) alias tenaga honorer.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Chaidir mengatakan pemberian uang apresiasi tak akan kena potongan dan sesuai pada kontrak mereka masing-masing.

Chaidir mengatakan, uang tersebut sudah dicairkan per tanggal 20 Mei 2020.

“Para PJLP mendapatkan 13 kali gaji, sesuai yang tertulis pada kontrak mereka. Uang apresiasi itu memang dibayarkan mendekati Hari Raya Idul Fitri. Telah dibayarkan per tanggal 20 Mei 2020," kata Chaidir dalam keterangannya, Jumat (22/5/2020).

Baca: Soal Lelang Motor Listrik Jokowi, Bambang Soesatyo: Kami Kena Prank M Nuh

Baca: Awal Mula Pria Tewas Dibunuh di Bengkel, Satu Pelaku Diberi Rp 200 Ribu dari Hasil Jual Mobil Korban

Adapun besaran uang yang diberikan yaitu satu kali gaji bulanan yang setara upah minimum provinsi (UMP) 2020, atau Rp 4.276.349.

Ia menjelaskan pembayaran uang apresiasi memang diberikan mendekati hari raya Idul Fitri setiap tahunnya.

Chaidir menyebut ini adalah bentuk apresiasi Pemprov DKI kepada para PJLP yang disesuaikan dengan APBD DKI.

"Pembiayaan uang apresiasi sudah diusulkan sejak tahun sebelumnya. Lalu, dibayarkan pada tahun berjalan kontrak kerja. Tiap tahunnya uang apresiasi bagi PJLP memang dibayarkan mendekati Idul Fitri," pungkasnya.

Sebelumnya Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta Pemprov DKI tetap membayar THR bagi penyedia jasa layanan perorangan (PJLP), semisal pegawai harian lepas dan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).

Kata dia, permintaan serupa sebelumnya juga sudah diingatkan dalam rapat paripurna agenda Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), di Gedung DPRD DKI.

"Komisi A meminta untuk Pemprov DKI Jakarta tetap membayarkan THR PJLP. Seperti PPSU, pasukan hijau, pasukan kuning, pasukan biru, pamdal, dan lain-lain," ucap Mujiyono.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved