Breaking News:

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online oleh Oknum Polisi Berakhir Damai

Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, kedua pihak sudah sepakat tidak melanjutkan kasusnya ke ranah hukum.

Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi berpangkat AKP terhadap sopir taksi online bernama William Barita Limbong (41) berakhir dengan musyawarah mufakat.

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Rabu (27/5/2020) mengatakan, kedua pihak sudah sepakat tidak melanjutkan kasusnya ke ranah hukum.

"Jadi tindakan oknum anggota Polri pada driver taksi online di Bogor itu terjadi karena kesalahpahaman. Kini kedua pihak baik pelapor dan terlapor di peristiwa ini sepakat menyelesaikan dengan musyawarah mufakat," ungkap Ahmad Ramadhan.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi telah menghentikan penyidikan kasus ini karena adanya musyawarah mufakat dari terlapor dan pelapor.

Baca: Chatib Basri Sebut Aturan Pemerintah Bikin Harga Saham Bank-bank Himbara Jatuh

"Dari Kasatreskrim Polres Bogor menghentikan penyidikan karena sudah musyawarah mufakat dan ada permohonan pencabutan laporan oleh pelapor," tambahnya.

Baca: Jokowi Turunkan TNI dan Polri untuk Disiplinkan PSBB ke Warga di 25 Kabupaten/Kota Ini

‎Untuk diketahui Wiliam Barita Limbong menjadi korban penganiayaan diduga oleh oknum anggota Polri berpangkat AKP inisial NAM di daerah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (25/5/2020).

Baca: Seperti Main Tebak-tebakan, Kebijakan Jokowi Soal Corona Dinilai Tidak Jelas

Informasi yang beredar, diduga penganiayaan dipicu korban yang tidak dapat menemukan titik lokasi rumah pelaku di daerah Parung. Ketika itu, korban hendak mengantarkan paket ke rumah pelaku.

Setelah lama berkeliling, korban akhirnya menemukan ‎rumah pelaku dan menyerahkan paket itu.

Pelaku diduga emosi lantaran sudah menunggu lama hingga menganiaya korban. Akibat penganiayaan itu, Willian mengalami luka parah di bagian wajah hingga tulang rusuk kanan.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved