Breaking News:

KCI: Pengguna KRL Berkurang 10,5 Persen

KCI menyimpulkan situasi di sejumlah stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) terpantau kondusif pada hari ini, Selasa, 9 Juni 2020.

WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Ikuti Protokol Kesehatan - Suasana Stasiun Manggarai saat bubaran kantor, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis(4/6/2020). Petugas keamanan stasiun dibantu TNI-Polri menertibkan warga yang hendak menaiki kereta. Para penumpang diatur untuk mengikuti protokol kesehatan dengan mengambil jarak satu dengan yang lain ketika menunggu kereta. Hingga tidak terjadi desak2kan. (Wartakota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyimpulkan situasi di sejumlah stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) terpantau kondusif pada hari ini, Selasa, 9 Juni 2020.

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba mengatakan sejak pagi tadi situasi pada beberapa stasiun terpantau normal.

"Antrean pengguna sebagai bentuk penyekatan tetap ada, namun tidak hingga mengular seperti pada hari Senin (8/6/2020) kemarin," ucap Anne dalam keterangannya, Selasa (9/6/2020).

Anne menuturkan, pengguna KRL berkurang sebesar 10,5 persen dibanding waktu yang sama pada hari Senin lalu yang mencapai 170.180 pengguna.

Baca: Pengguna KRL Capai 287 Ribu Orang, KCI Imbau Penumpang Jangan Paksa Naik di Jam Sibuk

"Dari pola perjalanan para pengguna KRL memang selama ini terdapat peningkatan jumlah pengguna di hari Senin terutama pagi hari, dan akan kembali meningkat di hari Jumat terutama pada sore hari," kata Anne.

Untuk itu, lanjut Anne, PT KCI akan tetap mewaspadai peningkatan kembali jumlah pengguna pada hari Jumat (12/6/2020) mendatang.

Baca: Stasiun KRL Hari Ini Dibanjiri Penumpang, KCI Sebut Tembus 150 Ribu Orang

"Hari ini kami tetap mengoperasikan 935 perjalanan KRL, dengan waktu operasional sejak pukul 04.00 WIB hingga 21.00 WIB yang melayani di seluruh lintas," ucap Anne.

Kemudian Anne juga mengaharapkan, para pengguna dapat bekerja sama untuk dapat menciptakan situasi kondusif, sehingga antrean di stasiun dapat berjalan dengan tertib.

"Kami melakukan Pembatasan jumlah pengguna juga tetap 35 hingga 40 persen, pada tiap kereta atau sekitar 74 orang," kata Anne.

"Selain itu mengimbau pengguna jasa agar tetap tertib dalam menggunakan KRL, dengan senantiasa mematuhi protokol kesehatan saat akan naik KRL," lanjut Anne.

Penumpang diharapkan mematuhi protokol seperti pemeriksaan suhu tubuh, menggunakan masker, menjaga jarak antar pengguna, serta mengikuti marka dan arahan petugas di lapangan.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved