Breaking News:

Virus Corona

Hari Ini Mal di Depok Bakal Kembali Dibuka, Ini Aturannya Bagi Pengelola dan Pengunjung

Mal di Depok mulai dibuka per hari ini di tengah pandemi Covid-19. Ada ketentuan yang harus ditaati pengelola mal

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI - Pengunjung menerapkan jaga jarak atau physical distancing saat antre memesan makanan dan minuman di salah satu gerai di pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza (BIP), Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (15/6/2020). Wali Kota Bandung mengatakan, kepada mal yang sudah kembali beroperasi atau buka untuk menerapkan protokol kesehatan maksimal guna mencegah Covid-19, sementara pihaknya tidak segan-segan akan menutup kembali mal yang ketahuan melanggar. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Pemerintah Kota Depok memutuskan akan membuka pusat perbelanjaan atau mal yang ada di wilayahnya di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini.

Hasil tersebut berdasarkan rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok untuk menindaklanjuti Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020 tentang PSBB secara proporsional, dan Keputusan Wali Kota Depok Nomor 236 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan PSBB Proporsional yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juni 2020 sampai dengan 2 Juli 2020.

Baca: Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Kasus Kematian Akibat Corona Langsung Tembus 1.000

Rapat yang dihadiri oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, Dandim 0508/Depok, Kolonel Agus Isrok Mikroj, Kepala Kejaksaaan Negeri Kota Depok, dan Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok, menghasilkan sejumlah keputusan yang diantaranya adalah pembukaan mal di Kota Depok.

Dari hasil rapat tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan pembukaan mal tetap sesuai rencana, yakni hari ini, Selasa (16/6/2020).

Meski begitu, Idris mengatakan kapasitas pengunjung di setiap mal akan dipotong hingga 50 persen.

“Pembukaan mal dapat dilaksanakan sesuai rencana, yaitu pada tanggal 16 Juni 2020 dengan kapasitas 50 persen,” kata Idris dalam keterangan resminya, Senin (15/6/2020).

Tak hanya mengurangi kapasitas, Idris berujar seluruh mal juga harus menerapkan standar protokol kesehatan yang telah ditentukan.

“Wajib menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan,” tuturnya.

Terakhir, Idris menegaskan bahwa seluruh pihak pengelola mal juga wajib membuat fakta integritas.

Bilamana pihak pengelola mal melanggar ini melanggar fakta integritas, Idris berujar pihaknya tidak akan segan untuk kembali menutup mal tersebut.

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved