Breaking News:

Ricuh di Green Lake City

Fakta Baru Aksi Brutal Kelompok John Kei di Rumah Nus Kei: Siapkan Bensin dan Lesatkan 7 Tembakan

Polda Metro Jaya saat ini sudah mengamankan 39 orang kelompok John Kei terkait kasus penyerangan rumah Nus Kei dan penganiayaan di Cengkareng.

Tribunnews/JEPRIMA
Tersangka John Kei bersama anak buahnya saat akan dihadirkan pada rilis kasus kekerasan dan penganiayan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). Kelompok John Kei terlibat aksi kekerasan dan penganiayaan kepada kelompok Nus Kei pada minggu (21/6) yang mengakibatkan 1 orang dari kelompok Nus Kei Tewas dan 1 mengalami luka-luka. Tribunnews/Jeprima 

"Seperti diketahui dari 7 tembakan senpi itu saat penyerangan, satu peluru mengalami rikoset atau memantul hingga melukai jari kaki pengemudi ojol," kata Yusri.

Untuk menentukan apakah tembakan dari senpi oleh WL atau Ayamo yang mengalami rikoset dan melukai jari kaki pengemudi ojol, menurut Yusri, pihaknya akan melakukan uji balistik terhadap dua senjata api, milik WL dan Ayamo.

"Dari uji balistik akan diketahui senpi mana yang melukai pengemudi ojol itu," katanya.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan senjata api jenis revolver yang dipegang AY asli atau buatan pabrik.

Baca: Kelompok John Kei Ternyata Gunakan Dua Senjata Api Saat Aksi Penyerangan Rumah Nus Kei

"Revolver ini memang asli kalibernya kaliber 22 dan ini yang memegang adalah AY," kata Calvijn.

Sementara senjata api yang dipegang WL merupakan senjata api rakitan.

"Yang kedua ini senjata api rakitan dan ini yang memegang adalah WL," katanya.

Menurut Calvijn, kedua pelaku yang memegang senjata api tersebut saat kejadian berada dalam satu kendaraan jenis Kayla berwarna putih.

"Sama-sama mereka 1 mobil atau 1 kendaraan. Sampai saat ini pelurunya masih satu tersangkut di dalam," ujarnya.

4 pelaku menyerahkan diri

Halaman
1234
Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved