Breaking News:

Virus Corona

Transisi Diperpanjang, PSI: Wajar Karena Pemprov DKI Gagal di Periode Sebelumnya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang PSBB masa transisi hingga 16 Juli 2020

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
PERPANJANGAN PSBB - Petugas gabungan melakukan pemeriksaan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta terhadap para pengendara di depan pos satlantas Jakarta Barat, unitlantas Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2020). Hal ini dilakukan terkait perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di ibukota hingga 14 hari ke depan. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang PSBB masa transisi hingga 16 Juli 2020. Fraksi PSI di DPRD DKI menilai keputusan itu wajar dilakukan.

Pasalnya mereka menganggap Pemprov DKI gagal menekan angka penyebaran Covid-19 selama penerapan PSBB transisi periode sebelumnya.

"Positivity rate DKI masih di atas 5 persen, artinya masih banyak kasus Covid-19 yang belum terdeteksi dan potensi penularan tetap tinggi," kata anggota Fraksi PSI William Aditya, kepada wartawan, Jumat (3/7/2020).

Menurut William tingginya angka tersebut lantaran pembukaan sejumlah sektor tidak dibarengi dengan pengawasan dan penegakkan protokol kesehatan di lapangan.

Baca: Siasati PSBB DKI, Diduga Banyak Tempat Hiburan Malam Buka Berkedok Restoran

Pelanggaran terhadap aturan jaga jarak dan penggunaan masker masih terjadi meski ada sanksi yang disiapkan.

PSI turut menyinggung soal adanya 152 pedagang di 68 pasar yang dinyatakan positif Covid-19 selama PSBB masa transisi.

Baca: DKI Jakarta Punya Lampu Hijau Lakukan Pelonggaran, Anies Tetap Pilih Lanjutkan PSBB Transisi

Angka itu bisa jadi cerminan bahwa lemahnya penegakan aturan berpotensi membentuk klaster baru.

"Lemahnya penegakan aturan ini berpotensi membentuk klaster baru, lihat saja di pasar tradisional, sudah ada lebih 152 pedagang positif Covid-19 di 68 pasar," tutur dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved