Breaking News:

Virus Corona

Curhat Para Pekerja Kantoran Kawasan Thamrin Jakarta di Masa Pandemi Covid-19

Seorang pekerja kantoran lainnya, Aldena (27), menyatakan masih khawatir dengan adanya virus corona Covid-19.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
PENYEMPROTAN DISINFEKTAN - Petugas pemadam kebakaran sedang menyemprot disinfektan di jambatan penyeberangan (JPO) dan halte di Jalan MH Thamrin, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (20/6/2020). Puluhan petugas dibagi beberapa kelompok untuk menyemprotkan disinfektan ke JPO, halte dan fasilitas umum yang berada di sepanjang Jalan Thamrin dan Sudirman. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pekerja kantoran di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, angkat bicara soal perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase ketiga di Ibu Kota.

Rendy (30), mengatakan ada sisi negatif dan positifnya.

"Kalau negatifnya, gaji pegawai dipotong sekian persen," kata pria yang bekerja sebagai marketing, saat diwawancarai, di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2020).

"Kalau positifnya, jam kantor jadi pulang cepat. Biasanya pulang pukul 17.00 WIB, sekarang menjadi pukul 15.00 WIB," lanjut Rendy.

Baca: Tekan Penyebaran Covid, Pemprov DKI Tutup Sementara 8 Kantor yang Langgar Protokol Kesehatan

Seorang pekerja kantoran lainnya, Aldena (27), menyatakan masih khawatir dengan adanya virus corona Covid-19.

Sebab, kata dia, perkantoran saat ini dinyatakan sebagai klaster penyebaran virus corona Covid-19.

"Saya masih khawatir kalau masuk ke kantor karena banyak informasi kalau perkantoran jadi klaster baru Covid-19," kata dia, di tempat dan waktu yang sama.

Aldena mengatakan, sebaiknya perkantoran menerapkan bekerja dari rumah hingga PSBB masa transisi di DKI Jakarta berakhir.

"Saya inginnya WFH (work from home atau bekerja dari rumah sampai PSBB selesai," harap Aldena.

"Karena saya naik MRT Jakarta, kadang masih khawatir kalau berada di ruang publik," sambungnya.

Meski begitu, Aldena merasa beruntung lantaran gajinya tidak dipotong seperti Rendy.

"Bersyukurnya, gaji saya tetap utuh dan tidak dipotong selama pandemi (Covid-19)," tutup perempuan yang bekerja sebagai Admin, di kawasan Jalan MH Thamrin.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang PSBB masa transisi hingga 13 Agustus 2020.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Curhat Pekerja Kantoran di Jalan Thamrin PSBB Diperpanjang: Gaji Dipotong, Tapi Pulang Lebih Cepat

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved