Breaking News:

Virus Corona

Hampir 2 Pekan Anies Terapkan PSBB Ketat, Angka Reproduksi Covid-19 di Jakarta Hanya Berkurang 0,04

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, kasus Covid-19 mulai menunjukkan tren penurunan sejak pengetatan PSBB diterapkan.

dok. Pemprov DKI 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperketat selama dua pekan hingga 11 Oktober 2020.

Ini berarti, hampir dua pekan sudah kebijakan pengetatan PSBB untuk menekan angka kasus Covid-19 di ibu kota diterapkan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, kasus Covid-19 mulai menunjukkan tren penurunan sejak pengetatan PSBB diterapkan.

Baca: Anies Kembali Perpanjang PSBB Ketat, Jumlah Penderita Covid-19 di DKI Naik atau Turun? Ini Datanya

Hal ini bisa terlihat dari turunnya angka Rt atau reproduksi virus corona (SARS-CoV-2) penyebab penyakit Covid-19.

Meski demikian, penurunan nilai Rt ini tampak tak terlalu signifikan.

"Pada awal September, nilai Rt Jakarta adalah 1,14 dan saat ini berkurang menjadi 1,10," ucapnya, Kamis (24/9/2020).

Ini berarti, 100 orang berpotensi menularkan virus kepada 110 orang lainnya.

Padahal, badan organisasi kesehatan dunia (WHO) menetapkan standar nilai Rt berada di bawah angka 1.

Walau telah menunjukkan tanda awal perlambatan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan, peningkatan kasus masih perlu ditekan.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved