Breaking News:

Kepadatan Libur Panjang Dimulai Hari Ini, Polri Siapkan Skenario Pengamanan

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo menyatakan total personel yang bertugas sebanyak 2.999 orang.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
TINJAU POS POLANTAS - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Sabtu (10/10/2020), meninjau secara langsung kondisi pos polantas yang dirusak dan dibakar massa saat terjadi aksi unjukrasa. Untuk sementara waktu pihaknya mendirikan tenda darurat untuk petugas yang bertugas jaga di lokasi tersebut sambil menunggu perbaikan dan pembangunan pos yang baru selesai. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan berkaitan dengan libur panjang yang dimulai sejak hari ini Rabu (28/10/2020), satu di antaranya terkait kesiapan personel yang bertugas pengamanan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan total personel yang bertugas sebanyak 2.999 orang.

Seluruhnya akan disebar di jalan tol hingga titik tempat wisata.

"Polda metro jaya untuk libur panjang ini, ada 2.999 personel termasuk Polantas 749 personel akan kami tempatkan di 16 pos pengamanan di jalan tol jalan arteri dan tempat wisata," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di RS Petukangan, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020).
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di RS Petukangan, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020). (Kompas.com/Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar)

Menurut Sambodo, pihaknya juga memprediksi titik kemacetan dalam libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

Fokus kemacetan nantinya akan mengarah ke Cikampek, Jawa Barat.

"Skenario-skenario telah kami siapkan. Misalnya skenario Contra Flow dan One Way apabila terjadi kepadatan," jelasnya.

Sambodo juga mengaku menyiapkan langkah antisipasi adanya kemacetan di Jalan Tol Jakarta - Cikampek Layang (Elevated).

Jika terjadi kepadatan, kepolisian akan melakukan sistem buka tutup.

"Apabila juga terjadi kecelakaan atau kemacetan di layang elevated, kami juga bisa saja akan melakukan rekayasa lalu lintas buka tutup di KM 10 untuk naik ke layang tol elevated maupun yang ke arah Cikunir," lanjut dia.

Jalan tol layang terpanjang di Indonesia. Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated(Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Jalan tol layang terpanjang di Indonesia. Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated(Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR) (Kompas.com)

Lebih lanjut, Sambodo menambahkan pihaknya  telah berkoordinasi dengan beberapa rest area yang berpotensi menjadi kemacetan.

Pasalnya dalam masa pandemi Covid-19, kapasitas rest area hanya dibatasi setengahnya.

Nantinya, pihak kepolisian akan menerapkan kebijakan buka tutup.

Adapun rest area yang berpotensi terjadi kepadatan adalah KM 19, KM 39, dan KM 33.

"Maka, jika terjadi kepadatan juga bisa saja rest area di Polda Metro Jaya yaitu di rest area KM 19 39 dan 33 kita laksanakan buka tutup," tandasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved