Breaking News:

Empat Sektor Usaha di DKI Jakarta Diminta Tetap Menaikkan Gaji Pekerja Tahun 2021

Perusahaan yang mau dibebaskan dari aturan kenaikan UMP di tahun 2021 harus membuat surat permohonan, lengkap dengan laporan keuangan.

Bangka Pos
Upah Minimum Provinsi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan ada beberapa sektor usaha yang diminta tetap menaikkan gaji pekerjanya di tahun depan, lantaran dinilai tak merugi akibat dampak pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah menuturkan sektor usaha tersebut antara lain kesehatan, farmasi, jasa keuangan dan telekomunikasi.

Dicontohkan Andri, misalnya sektor usaha telekomunikasi yang justru meraup keuntungan di tengah pandemi Corona.

Pasalnya pembatasan pertemuan tatap muka atau mereka yang bekerja dari rumah lebih banyak memanfaatkan akses internet.

Baca juga: 5 Kepala Daerah yang Pilih Naikkan UMP, dari Anies Baswedan hingga Ganjar Pranowo

"Kesehatan kan nggak terdampak, terus jasa keuangan, telekomunikasi malah dia meningkat. Sedangkan yang terdampak itu otomotif, hotel, bioskop, mal," ujar Andri kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Perusahaan yang mau dibebaskan dari aturan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) di tahun 2021 harus membuat surat permohonan, lengkap dengan laporan keuangan satu tahun terakhir.

Laporan keuangan itu bisa memperlihatkan apakah perusahaan tersebut merugi karena pandemi atau justru untung.

"Perusahaan bisa melampirkan keuangan satu tahun terakhir dan kita juga bisa lihat begitu dia mengajukan dari mana bisa kelihatan itu," ucap dia.

Tapi bagi perusahaan yang tidak mengajukan permohonan, maka dianggap telah menyanggupi kenaikan upah sesuai aturan UMP DKI 2021.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved