Breaking News:

Virus Corona

2 Hari Pasca Libur Panjang, Belum Ada Lonjakan Keluhan Kasus Covid-19 di Puskesmas

Efek dari momen libur panjang baru akan terlihat dalam kurun waktu beberapa hari ke depan.

Editor: Dewi Agustina
Warta Kota/Nur Ichsan
Kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara, masih menjadi lokasi tujuan wisata favorit warga Ibu Kota yang datang untuk berekreasi mengisi liburan panjang, Sabtu (31/10/2020). Tercatat sebanyak 19 ribu pengunjung datang menikmati wisata pantai bersama keluarga di masa libur panjang ini. Warta Kota/Nur Ichsan #TribunNetwork #MataLokalMenjangkauIndonesia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan belum menemukan peningkatan pemeriksaan warga yang mengeluh gejala Covid-19 di Puskesmas. Paling tidak, sampai Selasa (3/11/2020) atau 2 hari pascalibur panjang berakhir.

"Kalau 1-2 hari ini belum ada yang khusus ya," ujar Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2020).

Ia menuturkan efek dari momen libur panjang baru akan terlihat dalam kurun waktu beberapa hari ke depan.

Jika berkaca dari dua momen libur panjang di bulan Mei dan Agustus, peningkatan kasus Covid-19 terjadi pada satu hingga dua pekan setelah liburan berakhir.

Lebih lanjut Anies menjelaskan saat ini tingkat keterisian kamar hotel sebagai ruang isolasi pasien positif Covid-19 tanpa gejala (OTG), hanya 21 persen. Alias, ketersediaan kamar isolasi hotel cukup leluasa mencapai 79 persen.

Sementara keterisian ruang rawat inap isolasi pasien Corona berada di angka 55 persen, dan keterisian ruang ICU sebesar 58 persen.

Meski begitu, Anies tetap berharap angka persentase keterisian itu tidak melonjak tinggi.

"Tentu kita nggak berharap ini melonjak tapi bahwa kapasitasnya ada. Jadi kita waspada dan kepada seluruh masyarakat tetap menggunakan masker dimanapun, kapan pun dan tetap jaga jarak dan cuci tangan teratur," ucap Anies.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved