Breaking News:

Kejaksaan Agung Kebakaran

Usai Jalani Pemeriksaan Perdana, Ketiga Tersangka Baru Kasus Kebakaran Kejagung Tak Ditahan

Ketiga orang tersangka baru kasus kebakaran Kejaksaan Agung RI telah menjalani pemeriksaan perdana pada Kamis (19/11/2020) kemarin

WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Petugas Bareskrim Polri melepas Polisiline sebagai tanda usainya penyelidikan polisi di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020). Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo memberikan keteangan hasil Puslabfor dan telah memeriksaan 131 saksi serta mengumpulkan data-data, berkesimpulan kebakaran yang terjadi pada Sabtu 22 Agustus terdapat dugaan peristiwa pidana. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketiga orang tersangka baru kasus kebakaran Kejaksaan Agung RI telah menjalani pemeriksaan perdana pada Kamis (19/11/2020) kemarin. Ketiganya dicecar sebanyak puluhan pertanyaan oleh penyidik.

Ketiga tersangka yang diperiksa adalah MD selaku peminjam bendera PT APM dalam pengadaan minyak lobi merk TOP Cleaner, konsultan perencana Aluminium composite panel (ACP) dari PT IN, JM dan mantan pegawai Kejagung, IS.

Baca juga: Tiga Tersangka Baru Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Diperiksa Bareskrim Polri

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan ketiga tersangka tidak ditahan usai diperiksa perdana. Alasannya, ada surat penangguhan penahanan yang diberikan masing-masing kuasa hukum.

Baca juga: Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru Kebakaran Kejagung, Mantan Pegawai Hingga Pihak Swasta

"Tidak dilakukan penahanan karena ada surat penangguhan penahanan dari kuasa hukum dan ada juga dengan jaminan istrinya," kata Sambo dalam keterangannya, Jumat (20/11/2020).

Dalam pemeriksaan tersebut, seluruh tersangka menjalani pemeriksaan selama 6 jam. Menurut Sambo, tersangka MD dicecar sebanyak 71 pertanyaan, tersangka JM 58 pertanyaan dan tersangka IS 47 pertanyaan.

"Jumlah pertanyaan sebanyak 71 pertanyaan untuk tersangka MD, tersangka JM sebanyak 58 pertanyaan dan tersangka IS sebanyak 47 pertanyaan," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka dalam insiden kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI pada 22 Agustus 2020 lalu. Mereka adalah MD, J dan IS yang merupakan pihak internal dan eksternal dari korps Adhyaksa.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan ketiga tersangka itu ditetapkan setelah penyidik melakukan gelar perkara sejak Jumat (13/11/2020) pagi.

"Jumat tadi kita melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka baru dan ternyata dari gelar perkara tadi penyidik menetapkan 3 tersangka yaitu inisial MD, J dan IS," kata Irjen Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Dalam kasus ini, ketiga tersangka punya peran yang berbeda-beda dalam kasus kebakaran gedung utama Kejagung RI. Tersangka MD misalnya, dia diduga meminjam bendera PT APM dalam pengadaan minyak lobi merk TOP Cleaner.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved