Breaking News:

Oplos 60 Ember Cat Merk Dulux, Empat Pelaku Termasuk Sopir Ekspedisi Terancam 5 Tahun Penjara

Gelapkan 60 cat merk dulux dengan modus oplosan, empat pelaku termasuk sopir ekspedisi diringkus polisi, terancam 5 tahun penjara.

Warta Kota
Jajaran Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Timur melakukan penangkapan terhadap empat pelaku penggelapan barang berupa cat. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Timur mengungkap kasus penggelapan cat dengan empat orang pelaku, dua di antaranya merupakan sopir ekspedisi.

Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Rickson Situmorang mengatakan empat pelaku yang ditangkap itu berinisal S (36), D (40) serta dua sopir ekspedisi yakni N (41) dan DA (38).

Keempatnya ditangkap di Lapangan Kampung Jiun RT 01/03 Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/11/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

"Penangkapan dilakukan atas laporan korban PT Jaya Pratama Perkasa, langsung dilakukan penyelidikan hingga berhasil ditangkap," kata Rickson kepada wartawan pada Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Dituding Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Ustaz Yusuf Mansur Bakal Kembali Dipolisikan

Rickson menjelaskan pengungkapkan kasus ini berawal dari keluhan konsumen PT Panca Mas Pipa Sakti Karawang terkait tidak sesuainya cat yang dipesan dari PT Jaya Pratama Perkasa.

PT Jaya Pratama Perkasa terkejut atas keluhan tersebut.

PT Panca Mas Pipa Sakti Karawang pun melakukan pembuktian atas faktur cat yang dikirimnya.

"Ternyata dari pengecekan PT Jaya itu benar ada sebanyak 60 pail (ember) cat merek Delux ditukar dengan cat lain," ucapnya.

Awalnya, PT Jaya Pratama Perkasa itu melakukan pengiriman barang berupa cat merek dulux sebanyak 24.100 kilogram atau 964 ember besar PT Pancamas Pipa Sakti Karawang.

Ratusan cat itu dikirim menggunakan satu unit kendaraan Hino truk tronton wing box warna putih dengan nomor polisi B 9680 KEU.

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved