Breaking News:

Mafia Tanah

Jadi Korban Mafia Tanah, Dian Rahmiani Datangi Polda Metro Jaya

Dian Rahmiani menyambangi Polda Metro Jaya karena menjadi korban mafia tanah dengan lokasi di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021).

Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Dian Rahmiani didampingi kuasa hukumnya Hartanto mendatangi Polda Metro Jaya karena menjadi korban mafia tanah, Rabu (24/2/2021) 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dian Rahmiani menyambangi Polda Metro Jaya karena menjadi korban mafia tanah dengan lokasi di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021).

Hartanto yang turut mendampingi Dian Rahmiani sebagai kuasa hukum mengungkapkan, tujuan pihaknya mendatangi Polda Metro Jaya yakni untuk menanyakan hasil laporan yang telah dibuat kliennya pada (21/1/2021) lalu dengan nomor LP/366/I/YAN.2.5/2022/SPKT PMJ.

"Hari ini saya datang ke Polda untuk menanyakan hasil laporan yang telah dibuat oleh korban," kata Hartanto kepada wartawan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (24/2/2021).

"Di sini jelas, korban (Dian) ini mutlak korban mafia tanah yang benar-benar ada di Jakarta," tuturnya.

Hartanto menyatakan, kliennya telah menjadi korban mafia tanah pada 2017 lalu, dengan tanah berlokasi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat dengan nomor sertifikat (SHM No.9/Gambir).

Lebih jauh, Hartanto membeberkan kronologi adanya praktik mafia tanah ini, hal tersebut diawali saat Dian Rahmiani hendak menjual tanahnya seharga Rp180 Miliar.

Selanjutnya, Dian didatangi dua orang bernisial HK dan GS yang mengaku berniat membeli tanah tersebut dengan cara dicicil sebanyak 2 kali.

Setelah melakukan negosiasi, Dian menyepakati hal tersebut untuk menjual tanah warisannya itu ke HK dan GS.

Sertifikat palsu sebagai barang bukti yang menjerat mafia tanah.
Sertifikat palsu sebagai barang bukti yang menjerat mafia tanah. (Kementerian ATR/BPN)

Pada 8 Maret 2017 Dian diajak ke notaris berinisial CMS untuk menandatangani 3 akta formalitas, yang mana juga hadir orang kepercayaan HK, yakni KY dan MAR.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved