Breaking News:

Perpres Investasi Minuman Keras

Anies Ingin Lepas Saham Pemprov DKI di Perusahaan Bir Sejak 2017 Namun Belum Terealisasi

Pemprov DKI akan terus mengupayakan penjualan saham PT Delta Djakarta karena itu merupakan janji kampanye Gubernur Anies.

Lusius Genik/Trbunnews.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak tahun 2017, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin melepas saham Pemprov DKI Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Kepemilikan saham Pempov DKI di perusahaan minuman keras ini mencuat setelah Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mencabut lampiran Peraturan Presiden atau perpres nomor 10 tahun 2021 terkait investasi minuman berakohol.

Usai Jokowi melakukan hal tersebut, kini giliran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta untuk melepas saham Pemprov DKI Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Anies Baswedan sebenarnya melontarkan niatan tersebut karena ingin menjauhkan generasi muda dari minuman keras, namun hingga kini belum terealisasi.

Di samping itu, ia mengatakan bahwa 26,25 persen saham PT Delta Djakarta yang dimilik Pemprov DKI Jakarta tidak menguntungkan.

Baca juga: Soal Rencana Lepas Saham Bir PT Delta Djakarta, PAN Minta Anies Tegas Seperti Jokowi

Dengan menjual saham tersebut, uangnya bisa dialokasikan untuk membangun fasilitas publik dan memenuhi kebutuhan dasar warga, ujar Anies.

"Dari sisi keuntungan juga tidak menguntungkan," ucap Anies tanggal 24 Januari 2017 lalu.

"Dari sisi kebutuhan warga, warga justru lebih membutuhkan air bersih daripada air minuman keras. Jadi dari air minuman keras untuk air minum, minuman keras untuk air bersih," sambungnya.

Setelah terpilih, Anies bersama wakilnya saat itu yakni Sandiaga Uno pernah mengumumkan kepastian pelepasan saham di PT Delta Djakarta pada 16 Mei 2018.

Namun, hal itu belum terealisasi hingga kini.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved