Breaking News:

Pimpinan Geng Motor Enjoi MBR Jadi Otak Pembacokan Polisi di Menteng Jakarta Pusat

Aiptu Dwi Handoko, seorang anggota polisi yang berdinas di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, menjadi korban penganiayaan.

Wartakotalive.com
Ilustrasi: Aiptu Dwi Handoko, seorang anggota polisi yang berdinas di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, menjadi korban penganiayaan. Saat membubarkan konvoi, Aiptu Dwi Handoko dibacok kawanan geng motor, Selasa (2/3/2021). Akibatnya, jemari anggota polisi tersebut mengalami luka lantaran terkena sabetan senjata tajam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aiptu Dwi Handoko, seorang anggota polisi yang berdinas di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, menjadi korban penganiayaan.

Saat membubarkan konvoi, Aiptu Dwi Handoko dibacok kawanan geng motor, Selasa (2/3/2021).

Akibatnya, jemari anggota polisi tersebut mengalami luka lantaran terkena sabetan senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Komisaris Polisi Gozali, mengatakan anggotanya tersebut masih dalam perawatan di rumah sakit.

"Benar, anggota (polisi) mengalami luka di jarinya karena terkena sajam (senjata tajam)," kata Gozali, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Dianiaya Geng Motor, Korban Dihantam Pakai Balok

Gozali menjelaskan, saat itu anggota polisi tersebut berusaha membubarkan geng motor yang sedang konvoi di kawasan Menteng.

Tapi bukannya bubar, geng motor tersebut menyerang anggota polisi tersebut.

"Geng motor ini sempat berteriak kami dari Jakarta Utara sambil mengangkat senjata tajam," ucap Gozali.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, total ada 30 motor. Setelah melukai anggota, mereka kabur," lanjutnya.

Halaman
123
Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved