Breaking News:

Banyak Warga Klapanunggal Jadi Korban Pemotongan Bantuan Sosial Tunai, Hanya Terima Rp 300 Ribu

Update terkini dugaan pemotongan BST warga Klapanunggal, sudah lapor polisi, terima ancaman di medsos, kini makin banyak warga yang lapor jadi korban.

ISTIMEWA
Sejumlah warga Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor melapor ke kantor Polsek Klapanunggal, Rabu (21/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, KLAPANUNGGAL - Jumlah warga yang melaporkan pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) makin banyak.

Sebelumnya aksi ini sempat heboh karena warga Klapanunggal ramai-ramai laporkan pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) ke kantor polisi.

Beberapa hari setelah laporan, mereka mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal atau OTK.

Polisi pun turun tangan menyelidiki laporan warga termasuk pihak yang melakukan pengancaman tersebut.

Camat Klapanunggal turut berkomentar.

Tak terima dana bantuan dipotong, belasan warga Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor ramai-ramai mendatangi Polres Bogor, Senin (19/4/2021).
Tak terima dana bantuan dipotong, belasan warga Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor ramai-ramai mendatangi Polres Bogor, Senin (19/4/2021). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Pengaduan Pemotongan BST Terus Bertambah

Pengaduan dari warga yang mengalami pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor terus bertambah.

Setelah sejumlah warga mengeluhkan hal itu dan mengadu ke Polres Bogor, para warga lainnya pun turut menyampaikan hal yang sama.

Satu warga Desa Klapanunggal, Herny Kusumawati (43) mengatakan bahwa BST yang seharusnya Rp 600 ribu, dipotong menjadi Rp 300 ribu.

"Semua (penerima) pokoknya dipotong Rp 300 ribu, di satu Desa Klapanunggal," kata Herny kepada wartawan.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved