Breaking News:

Idul Fitri 2021

Gubernur Anies Pertimbangkan Beri Izin Salat Idul Fitri di Area Terbuka

Anies mengatakan, hal ini semua dilakukan agar potensi kenaikan kasus sebelum lebaran bisa diminimalisir.

Facebook/Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali membagikan potret saat ia menikmati kuliner di sebuah warung nasi rawon khas Jawa Timur, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta anak buahnya untuk bersiap adanya potensi kenaikan kasus Covid-19 setelah Lebaran.

Sikap ini juga berkaca pada kenaikan kasus Covid-19 dua pekan sebelumnya, yaitu pada tanggal 19 April terdapat 6.884 kasus aktif, dan naik menjadi 7.020 kasus aktif pada 3 Mei.

Di sisi lain, Anies juga akan mempersiapkan regulasi dalam berbagai hal, seperti pengendalian jumlah pengunjung di berbagai pasar di Jakarta, mengawasi area perkantoran, serta memastikan kegiatan peribadatan selama Ramadan hingga pelaksanaan salat Idul Fitri sesuai protokol kesehatan.

Untuk regulasinya akan disiapkan melalui Surat Edaran Sekda DKI Jakarta.

"Kami mempertimbangkan untuk mengizinkan pelaksanaan salat Id di area terbuka, karena mudah untuk mengatur jaraknya," ujar Anies, Selasa (4/5/2021).

"Jika kondisinya memungkinkan, semoga kita bisa istiqomah menjaga protokol kesehatan agar ikhtiar kita ini bisa berjalan dengan lancar," imbuhnya.

Baca juga: BRI Siapkan Kebutuhan Uang Tunai Rp 36,7 Triliun Untuk Idul Fitri

Anies mengatakan, hal ini semua dilakukan agar potensi kenaikan kasus sebelum lebaran bisa diminimalisir.

Namun, pascalebaran Anies meminta semua pihak tidak boleh lengah, karena berkaca pada masa sebelum pandemi, banyak terjadi mobilisasi dari daerah ke Ibu Kota.

"Di situlah momen yang dangat vital dan paling berisiko, sehingga seluruh jajaran Forkopimda di DKI, bahkan tetangga kita di daerah penyangga Ibu Kota juga diajak untuk berkolaborasi dalam mengendalikan mobilisasi warga tersebut," ujar Anies.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved