Breaking News:

Warga Panik, Monyet Liar Bersarang di Sekolah, BPBD Kabupaten Tangerang Diminta Siapkan Obat Bius

Sekolah di Desa Cikareo, Kab Tangerang jadi sarang monyet liar bahkan monyet  berkembang biak disana, warga panik karena monyet kerap jarah makanan.

Wartakotalive.com
Warga di Kabupaten Tangerang diteror kawanan monyet liar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang merespon pengaduan masyarakat lewat saluran pengaduan kedaruratan 112 terkait monyet liar yang menganggu rumah warga dan SDN 1 Desa Cikareo Kecamatan Solear ini. 

Menurut warga sekitar, monyet tersebut keluar dari habitatnya karena kekurangan pakan.

Apalagi jumlah mereka kini semakin banyak.

"Monyet itu berkeliaran keluar dari tempat wisata religi itu karena perut kosong," tutup Supendi.

Warga Resah dengan Teror Monyet Liar

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang belum menangkap enam ekor monyet liar yang bersarang di SDN 1 Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Seperti diberitakan sebelumnya, SDN 1 Desa Cikareo jadi sarang monyet liar lantaran sudah lama tidak digunakan selama pandemi Covid-19.

Dikabarkan, awalnya hanya ada dua monyet yang kemudian berkembang biak menjadi total enam ekor monyet di desa tersebut.

Baca juga: Kisah Guru di Pedalaman Jembrana, Mengajar di Sekolah yang Mepet Hutan

Kepala SDN 1 Desa Cikareo Supendi mengatakan kalau pihaknya dan warga sekitar sudah resah dengan kehadiran monyet liar tersebut.

Ia mengatakan, pihak BPBD Kabupaten Tangerang sampai detik ini belum bisa menangkap monyet yang kerap kali agresif tersebut.

"Sejauh ini belum ada monyet yang berhasil tertangkap. Makanya BPBD ke sini (SDN 1 Cikareo) tidak bisa menangkap," kata Supendi kepada awak media, Senin (3/5/2021).

Siapkan Obat Bius

BPBD Kabupaten Tangerang sampai detik ini belum bisa menangkap monyet yang kerap kali agresif tersebut.

Kepala SDN 1 Desa Cikareo Supendi meminta BPBD Kabupaten Tangerang menggunakan obat bius untuk menangkap monyet liar itu.

Menurut Supendi, tanpa obat bius, monyet tersebut masih terlalu pintar untuk meloloskan diri dari jebakan.

"Saya minta pemerintah agar BPBD dilengkapi dengan senjata bius. Saya yakin bakal berhasil menangkap monyet itu. Kalau pakai jaring monyet itu punya akal bakal melarikan diri," ujar Supendi. (tribun network/thf/Wartakotalive.com/TribunJakarta.com)

Penulis: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved