Penanganan Covid
Dalam Sehari 60 Orang Positif Covid-19 di Kota Tangerang Setelah Lebaran
Dinas Kesehatan Kota Tangerang menjelaskan, di wilayahnya ada sekira 60 orang terinfeksi Covid-19 per harinya.
Editor:
Hasanudin Aco
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Tidak hanya di Jakarta, kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang juga mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
Kota Tangerang merupakan salah kota yang berbatasan langsung dengan Jakarta.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang menjelaskan, di wilayahnya ada sekira 60 orang terinfeksi Covid-19 per harinya.
Padahal sebelum mudik Lebaran 2021, hanya ada belasan orang yang terinfeksi Covid-19 perharinya dan paling banyak 20.
"Tren harian di angka sekitar 60," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (17/6/2021).
Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Naik 38,3 Persen Pekan Ini
Walau tidak bisa dihitung berapa persen kenaikannya sebelum Idulfitri 1442 H karena angkanya yang fluktuatif, Liza meyakinkan tetap ada lonjakan yang teramat.
"Kita tidak bisa membandingkannya satu hari di akhir menjelang Lebaran dibandingkan dengan sekarang. Yang pasti lonjakannya tinggi banget," katanya.
Diberitakan sebelumnya, tingkat ketersediaan atau okupansi tempat tidur, di berbagai Rumah Sakit (RS) di Kota Tangerang untuk pasien Covid-19 semakin menipis
Tak terkecuali di RSUD Kota Tangerang, yang saat ini kondisinya sudah maksimal.
Diketahui, 141 tempat tidur telah terisi dari 156 tempat tidur yang tersedia.
Bahkan, belasan pasien melakukan waiting list untuk fasilitas ruang ICU dan NICU.
"Saat ini, kasus covid-19 sedang tinggi-tingginya. Sesuai dengan prediksi pengamat kesehatan dua minggu pasca lebaran Idulfitri lonjakan terus meningkat tajam," jelas Direktur RSUD Kota Tangerang, Dini Anggraeni, Rabu (16/6/2021) malam.
"Tetapi diperkirakan akan kembali menurun dua bulan kemudian. Terbukti, persentasi tempat tidur di RSUD Kota Tangerang sudah 97,38 persen telah terisi," sambungnya.
Ia memaparkan, grafik penambahan pasien Covid-19 rawat inap di tanggal 1 hingga 10 Juni masih diangka 10 hingga 16 pasien per harinya.
Namun, lonjakan terus meningkat sejak 10 Juni hingga saat ini, dengan rata-rata 25 hingga 31 pasien baru masuk setiap harinya.
"Memang peningkatan ini diiringi dengan pasien yang sembuh atau keluar. Namun, angka pasien masuk berbanding jauh dengan pasien yang keluar. Sehingga, kepadatan pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang pun saat ini terjadi," terang Dini.
Bahkan, RSUD Kota Tangerang sudah menambah ketersediaan tempat tidur dua kali.
"Normalnya, kapasitas tempat tidur RSUD Kota Tangerang itu 104 bed. 7 Juni kita tambah 26 bed, selang beberapa hari tambah lagi 26 bed. Semua penambahan dilakukan dilantai 8, totalnya 156 tempat tidur," terangnya lagi.
Pasien covid-19 di RSUD Kota Tangerang bukan pasien dalam penanganan biasa.
Mereka berusia 18 tahun ke atas dan beberapa kategori lansia.
Pasien kebanyakan mengalami kesulitan bernafas tanpa bantuan oksigen, mulai dari ringan hingga berat dengan saturasi oksigen yang rendah.
"Belum lagi, permintaan dari pasien RIT. Melalui 102 perawat khusus Covid-19, empat dokter paru dan lima dokter spesialis dalam, RSUD Kota Tangerang terus berusaha memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin," tutur Dini.
Sebagai informasi, Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) untuk pasien Covid-19 di Kota Tangerang juga sudah terisi 98,96 persen sejak Selasa (15/6/2021).
Hal tersebut dikarenakan meledaknya jumlah kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia termasuk Jabodetabek.
Sementara, bed occupancy rate (BOR) alias tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di Kota Tangerang juga nyaris penuh.
Dari catatan yang diterima TribunJakarta.com, BOR di rumah sakit Kota Tangerang yang menerima pasien Covid-19 sudah 85,75 persen.
Rinciannya dari 121 kasur ICU di 32 rumah sakit yang terpakai ada 106 kasur
Lalu untuk kasur perawatan pasien Covid-19 yang sudah terpakai sebanyak 1.134, dari 1.325 total keseluruhan kasur.