Breaking News:

Ada Angklung Motivator dan Lomba Masak di Pembekalan untuk Para Staff Kementerian Tenaga Kerja RI

Dalam acara Sinegritas Pengantar Kerja Pusat Dalam Era Digitalisasi tidak hanya sekedar pembekalan satu arah antar narasumber dan peserta

Dok. Kementerian Tenaga Kerja RI
Ada Angklung Motivator dan Lomba Masak di Pembekalan untuk Para Staff Kementerian Tenaga Kerja RI 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Dalam acara Sinegritas Pengantar Kerja Pusat Dalam Era Digitalisasi tidak hanya sekedar pembekalan satu arah antar narasumber dan peserta namun juga ditampilkan media angklung, memasak dan olahraga. Hal itu terungkap selama 3 hari pembekalan untuk para staff Kementerian Tenaga Kerja RI di Hotel Novotel Bogor.

"Aktivitas yang cenderung 'bermain' meniadakan kesan menceramahi apalagi menggurui. Pelatihan ini menjadi terasa sebuah hiburan atau malah dianggap pertunjukan. Kesan ini tidak mengurangi bobot pelatihan, tetapi nilai lebih karena peserta nyaman sementara pesan-pesan dan muatan materi tetap tersampaikan dengan efektif," ungkap Joko Angklung Nugroho saat memberikan motivasi kepada peserta Sinergitas Pengantar Kerja Pusat Dalam Era Digitalisasi di Hotel Novotel Bogor.

Dengan media angklung motivatisi ini diharapkan Joko Angklung Nugroho bisa menunjukkan bahwa harmoni kerja bisa tercipta jika semua peserta mengetahui apa peranannya di setiap unit kerja.

Angklung motivatisi ini sudah menunjukkan, bahwa harmoni kerja bisa tercipta jika semua peserta mengetahui apa peranannya, bekerja di saat yang tepat, dan tahu menempatkan diri.

Hal ini ditunjukkan dengan kesepakatan bahwa setelah diberikan angklung masingmasing dengan tulisan berbeda, diantaranya syukur, yakin, disiplin, integritas, komitmen dan tanggung jawab. Para peserta diminta olehnya untuk membunyikan angklung ketika ada aba-aba darinya.

"Yang tak kalah penting, pemimpin perubahan harus tahu untuk mengarahkan semua orang agar harmoni tersebut bisa tercipta," kata Joko Angklung Nugroho.

Sementara pada sesi Teambuilding FoodFigt, peserta dipandu Iyan Govan sang motivator diminta Untuk memasak secara tim tapi pesertanya bergantian.

"Di setiap tim kerja kan dibutuhkan kerjasama yang harmoni, seirama dan seimbang. Nah, dengan cara memasak peserta ketahuan bisa bekerjasama atau tidak dalam tim. Nah dari sini diharapkan peserta makin menyadari pentingnya bekerjasama dalam satu tim unit kerja," tutur Iyan Gohan ketika bincang dengan penulis ditengah kesibukannya memandu dan memotivasi peserta.

Pun saat sesi Team Building The Tower, motivasi membangun kerjasama dalam kesatuan kerja.

"Setiap permainan yang saya tampilkan selalu ada pembelajaran buat peserta. Tinggal pesertanya nyimak apa nggak, kadang kala kan ada peserta yang cuek," ujar pria berusia 39 tahun ini.

Iyan Govan menambahkan di setiap permainan yang ditampilkan selalu berbeda, apalagi kegiatan yang pesertanya pegawai lembaga negara.

"Saya selalu mengedepankan funnya dulu, biar peserta merasa hepi. Begitu merasa nyaman, biasanya pada ikut," jelas Iyan Govan.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved