Breaking News:

PPKM Darurat Diberlakukan, Sopir Damri Sebut Jumlah Penumpang Turun Drastis, Prokes Diperketat

Bus Damri parkir di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (5/7/2021). Tampak sepi penumpang.

Editor: Willem Jonata
IG Pecinta Damri
Armada bus Damri Bandara Soekarno-Hatta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferryal Immanuel 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bus Damri parkir di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (5/7/2021). Tampak sepi penumpang.

Menurut seorang sopir bernama Syaifuddin, jumlah penumpang menurun drastis sejak penerapan PPKM Darurat untuk menekan angka lonjakan kasus baru covid-19 di Jakarta.

Jauh beda dibandingkan sebelum PPKM Darurat diberlakukan.

"Sebelum penerapan PPKM Darurat, sempat ramai karena banyak masyarakat yang menghindari penerapan PPKM Darurat yang dilakukan di beberapa daerah," ungkap Syaifuddin pengemudi PO Damri kepada Tribunnews, Senin (5/7/2021). 

Ia mengatakan bahwa dengan kasus Covid-19 yang sedang meningkat khususnya di DKI Jakarta, PO Damri terus memberikan imbauan untuk menggunakan masker dengan 2 lapis. 

"Seluruh penumpang kami selalu diimbau untuk menggunakan masker medis dan masker kain," ungkapnya.

Baca juga: Ada PPKM Darurat, Damri Lakukan Pengetatan Prokes dan Kapasitas di Seluruh Armada Bus

Syaifuddin juga menjelaskan selama penerapan PPKM Darurat, posisi duduk selama berada di dalam bus juga diperketat untuk menghindari penularan Covid-19

Ia berharap kepada masyarakat agar jika tidak ada kepentingan yang mendesak untuk berpergian keluar kota.

Sebaiknya mengikuti peraturan pemerintah untuk tetap di rumah saja agar kasus Covid-19 dapat menurun. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved