Breaking News:

Virus Corona

Hotman Paris Dapat Aduan Biaya Kremasi Jenazah Covid-19 Mencapai Rp 80 Juta, Desak Kapolri Bertindak

Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, ikut buka suara soal adanya praktik kartel kremasi jenazah Covid-19.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea, bersama jajaran direksi JNE memberikan keterangan kepada wartawan terkait dugaan fitnah terhadap JNE yang ramai di Media Sosial di Kawasan Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Rabu (16/12/2020). JNE menggandeng pengacara Hotman saat memberikan penjelasaan atas pemberitaan afiliasi dengan ormas tertentu yang ramai di media sosial. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, ikut buka suara soal adanya praktik kartel kremasi jenazah Covid-19.

Hotman Paris mengatakan bahwa ada warga yang mengadu padanya tentang mahalnya biaya paket kremasi jenazah Covid-19.

Keluarga korban Covid-19 harus membayar total Rp 80 juta untuk bisa mengkremasi jenazah Covid-19, dengan rincian:

- Biaya peti jenazah: Rp 25 Juta;

- Biaya transport: Rp 7,5 Juta;

- Biaya kremasi: Rp 45 Juta;

- Biaya lain-lain Rp 2,5 Juta.

Baca juga: Wagub DKI Sebut Pemprov Tengah Siapkan Fasilitas Kremasi Jenazah dengan Harga Terjangkau

Hotman Paris pun mempertanyakan mengapa rumah duka dan krematorium tega menagih biaya yang sangat tinggi untuk korban pandemi.

"Ada warga ngadu ke saya, untuk biaya peti jenazah 25 juta, transport 7,5 juta, kremasi 45 juta, lain-lain 2,5 juta. Maka keluarga si korban harus membayar 80 juta untuk kremasi."

"Apakah kau bisa tersenyum saat simpan uangmu di atas penderitaan mayat keluarga orang lain?" kata Hotman melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (20/7/2021), @hotmanparisofficial.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved