Breaking News:

Virus Corona

Cerita Warga Bogor Butuh 4 Hari Mendapatkan Oksigen Medis untuk Mertua yang Positif Covid-19

Rudy bercerita bahwa sejak empat hari terakhir mertuanya yang berusia sekitar 68 tahun terpapar Covid-19.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Relawan memeriksa tabung oksigen beserta regulator dan nasal canul sebelum dipinjamkan kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19, di Jakarta, Senin (5/7/2021). Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen Untuk Indonesia meminjamkan tabung oksigen beserta kelengkapannya secara gratis kepada masyarakat di Jakarta, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Tanggerang, Tanggerang Selatan, dan Kota Bekasi maksimal selama tujuh hari. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Hingga saat ini oksigen medis masih terbilang langka di Kota Bogor.

Setidaknya itu yang dialami Rudy.

Dia harus harus putar otak untuk mendapatkan oksigen bagi keluarganya yang sedang sakit Covid-19.

Minimnya ketersediaan oksigen di Kota Bogor membuat Rudy dan warga lainnya harus menunggu hingga antre lama di tempat pengisian oksigen.

Tak hanya itu, ditengah tingginya permintaan, harga isi ulang oksigen pun mengalami kenaikan dua kali lipat.

Rudy bercerita bahwa sejak empat hari terakhir mertuanya yang berusia sekitar 68 tahun terpapar Covid-19.

Baca juga: Kronologi Pasien Covid-19 di Sumut Dikeroyok Warga Karena Ditolak Isoman di Rumah

Ketika itu kondisinya terus menurun dan mengalami sesak nafas sehingga membutuhkan oksigen untuk bantuan pernapasan.

Rudy sempat sempat kebingungan lantaran harus mencari tabung oksigen.

Harga tabung oksigen pun melambung tinggi.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved