Breaking News:

Pemuda Jadi Tulang Punggung Hadapi Tantangan Indonesia di Kancah Global

Indonesia menghadapi bonus demografi, sehingga menjadi penting menakar nilai-nilai nasionalisme pemuda serta kesiapan mereka dalam menghadapi

Dok. DPP Gemura
Suasana acara National Leadership Camp III tahun 2021 yang diadakan oleh DPP Gemura, yang dihadiri 400an orang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia menghadapi bonus demografi, sehingga menjadi penting menakar nilai-nilai nasionalisme pemuda serta kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan global.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Muda Nurani Rakyat (DPP Gemura), Oktasari Sabil, dalam acara National Leadership Camp III tahun 2021 yang diadakan oleh DPP Gemura, yang dihadiri 400an orang.

Acara itu bertemakan 'Menciptakan Kader Unggul yang Berkarakter Demi Produktivitas Organisasi Dimasa Pandemi', Jumat (30/7/2021).

Menurut Oktasari, National Leadership Camp merupakan salah satu program DPP Gemura yang bersifat berkelanjutan untuk menjaga soliditas kader Gemura.

"Diharapkan nanti kita dapat memahami lebih mendalam dan meluas tentang peran dan fungsi kita sebagai kader dalam organisasi dan sebagai pemuda dalam membumikan nilai-nilai Pancasila untuk menjaga kedaulatan bangsa," ujarnya.

Menurutnya, berbagai perkembangan dalam diskursus geopolitik menunjukkan bahwa Indonesia sebagai bagian dari komunitas global menghadapi berbagai faktor eksternal yang semakin kompleks.

"Dalam hal tersebut, isu global tidak lagi berbicara tentang perebutan wilayah, tetapi sudah lebih jauh berkembang pada globalisasi ekonomi, ancaman transnasional seperti terorisme dan radikalisme, masalah lingkungan hidup hingga potensi kesenjangan sosial-ekonomi-politik serta ketegangan global sebagai dampak perkembangan industri 4.0," tuturnya.

Semua masalah dan tantangan itu, lanjutnya, dapat kita pahami akan menggerus ketahanan nasional.

Sebab, ancaman ketahanan nasional tidak hanya masalah ideologi, tetapi ada banyak gatra ketahanan nasional yang harus dijaga keseimbangnya.

"Pemuda adalah tulang punggung peradaban. Kita adalah masa depan Indonesia. Jangan wariskan kehidupan yang buruk kepada anak cucu kita kelak. Mari perkuat diri, bersinergi membangun negeri negeri dengan hati nurani," kata Oktasari.

Adapun, peserta yang mengikuti National Leadership Camp III sebanyak 150 orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan menghadirkan pemateri Irjen Syofyan Syarif (Deputi Pencegahan BNN), Berliana Kartakusuma (Ketua YAHMI).

Lalu, Bursah Zarnubi (Ketua Umum PGK), Irma Suryani Chaniago (Tokoh Politisi Perempuan Indonesia), Syafii Efendi (Presiden OIC Youth Indonesia), Ilyas Indra (Penggagas 1000 beasiswa Jakarta), Sa'ad Budiman Lubis (Direktur ATI Tunas Bangsa Jakarta) dan Ahmad Riza Patria (Wagub DKI Jakarta/Ketua Dewan Pembina DPP Gemura).

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved