Breaking News:

Virus Corona

TK di Jaktim Ketahuan Gelar Belajar Tatap Muka, Wagub DKI: Akan Ada Sanksi

Riza mengatakan tahap uji coba pembelajaran tatap muka resmi disetop saat DKI menetapkan PPKM Darurat pada awal Juli lalu.

Ist
Wagub DKI Ahmad Riza Patria 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa sekolah yang melanggar aturan larangan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi akan terkena sanksi.

Riza mengatakan tahap uji coba pembelajaran tatap muka resmi disetop saat DKI menetapkan PPKM Darurat pada awal Juli lalu.

Hal ini lantaran kasus Covid-19 memuncak hingga beberapa kali pecahkan rekor tertinggi tambahan harian.

Baca juga: Cara Cek Destinasi Wisata Rawan Virus Corona, CDC Baru Saja Tambahkan 16 Destinasi Ini

"Sekolah yang melanggar tatap muka akan diberikan sanksi," kata Riza di kawasan Jakarta Utara, Kamis (5/8/2021).

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan saat ini Pemprov DKI tengah mendiskusikan dan membahas permasalahan sebuah TK di Jakarta Timur yang sengaja membuka kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Baca juga: Infeksi Covid-19 di China Melonjak, Penularan Virus di Nanjing Disebut Paling Parah setelah Wuhan

Kata Riza, pihak manapun yang melanggar ketentuan larangan pembelajaran tatap muka akan diberi sanksi sebagaimana aturan yang berlaku.

"Siapapun yang melanggar, itu akan ada sanksi yang diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada," jelas dia.

Baca juga: Virus Corona Varian Lambda asal Peru Menyebar ke 28 Negara: Ini yang Perlu Diketahui

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengonfirmasi sebuah TK bernama Raudhatul Al-Firdaus menggelar pembelajaran tatap muka pada 16 hingga 26 Juli 2021.

Hal ini terungkap setelah adanya laporan dari tim LaporCovid-19, dan kemudian ditelusuri oleh Dinas Pendidikan DKI.

Pihak TK tersebut telah mengakui kesalahannya dan menyetop kegiatan belajar tatap muka.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved