Breaking News:

Virus Corona

Banyak Siswa Kelas 2 SD di Tangsel Belum Bisa Membaca Gara-gara Sekolah Online, Ini Kata Wali Kota

Setahun lebih menjalani sekolah daring alias online, banyak siswa SD kelas II yang belum bisa membaca.

TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
Foto ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, TANGSEL - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie mengatakan akan mengevaluasi sistem pembelajaran siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya.

Hal itu seiring munculnya fenomena baru yang terjadi pada siswa kelas 2 SD,.

Setahun lebih menjalani sekolah daring alias online, banyak siswa SD kelas 2  yang belum bisa membaca.

Karena kesulitan belajar online saat kelas 1, banyak siswa kelas 2  yang belum bisa membaca.

"Ya enggak apa apa, itu jadi masukan nanti hal hal tersebut supaya disampaikan oleh orang tuanya komunikasinya sama persatuan orang tua murid sampaikan ke gurunya nanti, ada evaluasi apakah pelajarannya khusus membaca atau seperti apa," kata Benyamin melalui sambungan telepon, Senin (13/9/2021).

"Tapi nanti saya bahas sama kepala dinas pendidikan deh Itu jadi bahan masukan kita," tambahnya.

Baca juga: Dukung Sekolah Tatap Muka, Pengamat Khawatir Dampak Non Akademis pada Anak Bila Kelamaan PJJ

Benyamin memikirkan sejumlah pilihan untuk merespons kondisi terkait kemampuan membaca siswa itu.

"Ya itu nanti jadi bahan evaluasi untuk apakah diperlukan pelajaran tambahan khusus masalah menulis dan membaca untuk kelas 1 dan kelas 2," kata dia.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, belajar online atau daring di rumah membuat banyak siswa kelas 1 dan 2 belum bisa baca.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved