Breaking News:

Memberdayakan Masyarakat Melalui Pelatihan Industri Rumahan

KADIN) DKI Jakarta bidang Perindustrian, Gandeng Tangan Foundation, dan Komunitas PIJAR bekerjasama melakukan pemberdayaan masyarakat.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Istimewa
Pelatihan pengembangan industri kreatif virtual, Rabu (29/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) DKI Jakarta bidang Perindustrian, Gandeng Tangan Foundation, dan Komunitas PIJAR bekerjasama melakukan pemberdayaan masyarakat lewat pengembangan Industri kreatif.

Kerja sama dijalin untuk menjalankan pelatihan kepada warga khususnya kaum perempuan DKI Jakarta dalam memulai membuat industri rumahan, terutama di bidang makanan yang didukung penuh Mariza Foods.

Pelatihan yang dilakukan secara virtual ini melibatkan 100 peserta dengan bahan baku yang akan dibagikan dan dikirimkan secara gratis Tim PIJAR dan Gandeng Tangan Foundation.

Pendiri komunitas PIJAR, Regina Vianney Ayudya, berharap acara kegiatan ini dapat memberikan dampak positif untuk seluruh peserta.

Baca juga: Baru 30 Persen UMKM Manfaatkan Internet, Program Literasi Digital Digenjot di Indonesia Timur

“Tidak hanya untuk peserta yang mengikuti pelatihan tetapi juga memberikan motivasi kepada para peserta untuk membuat usaha sendiri dan memberdayakan lingkungannya untuk ikut terjun dalam membangun usaha rumahan atau home industry. Sehingga keuntungan hasil usaha dapat bermanfaat untuk membangun lingkungan agar menjadi komunitas yang mandiri,” kata Regina, Rabu (29/9/2021).

Hal ini pun disampaikan pendiri Gandeng Tangan Foundation, Jezzie Setiawan yang berharap kegiatan ini dapat dilakukan berkesinambungan sehingga menghasilkan pengusaha UMKM baru yang dapat mandiri secara finansial, khususnya untuk kaum perempuan di wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: UMKM Kini Lebih Mudah Ajukan Izin Usaha Via Online di OSS, Ini Ragam Manfaatnya

Sementara itu, Wakil ketua KADIN DKI Jakarta bidang perindustrian, Rainer Tobing juga sangat mendukung dan memperhatikan UMKM serta industri kreatif yang didirikan perempuan–perempuan, terutama mereka yang ikut berjuang di masa pandemi ini.

“Pelatihan yang diberikan diutamakan kepada komunitas Ibu Rumah Tangga yang sedang bergelut mencari jenis usaha dan bagaimana caranya memulai usaha rumahan. Sehingga perempuan menjadi lebih mandiri secara finansial dan bersinar untuk menghadapi masa sulit ini,” kata Rainer.

Untuk kedepannya, kegiatan pelatihan ini akan dilakukan secara virtual sampai dengan akhir tahun 2021.

Meskipun demikian peserta komunitas PIJAR juga berharap bisa segera mengadakan pelatihan secara tatap muka langsung yang dilakukan rutin setiap bulan dengan tema serta narasumber yang berbeda.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved