Breaking News:

Pemilik Toko Kosmetik di Bekasi Jadi Korban Pemerasan, Pelaku Mengaku Sebagai Polisi Saat Beraksi

Seorang pemilk toko kosmetik di Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban pemerasan.

Editor: Adi Suhendi
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. Seorang pemilk toko kosmetik di Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban pemerasan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang pemilk toko kosmetik di Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban pemerasan.

Korban bahkan sempat disekpa para pelaku di dalam mobil dan dimintai uang Rp 50 juta.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku mengaku sebagai polisi dan mendatangi toko kesmetik milik Wahyudi (22) di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih pada 18 September 2021.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Aloysius Suprijadi mengatakan pelaku berjumlah empat orang.

"Jadi modusnya pelaku berjumlah empat orang, datang mengaku sebagai polisi, mengintimidasi korban dituduh menjual obat-obatan terlarang," kata Aloysius, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: ABG di Bekasi Tewas Dikeroyok 8 Orang, Korban Dijebak dengan Akun BO Palsu, Motif Balas Dendam

Dia melanjutkan, keempat tersangka di antaranya PR alias Rio, Topik, AS alias Uhe, dan GM alias Iwan, seluruhnya telah berhasil ditangkap.

"Pelaku datang menggunakan mobil mengaku sebagai aparat, langsung melakukan penggerebekan ke toko milik korban, di mana di toko itu menjual pil eksimer," jelasnya.

Saat menemukan barang jenis obat pil eksimer, kelompok pelaku langsung memainkan perannya.

Korban diintimidasi karena telah menjual produk obatan-obatan terlarang.

Halaman
12
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved