Polda Metro Jaya Minta Semua Kalangan Jaga Keselarasan Pancasila dan Agama

Polda Metro Jaya menekankan pentingnya sikap gotong royong dari semua kalangan, khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tak terkecuali da

Ist
Kanit 1 Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya, AKP Zaini Abdillah dalam dialog dengan mahasiswa asal Papua, tokoh agama, dan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Nuu Waar AFKN Bekasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menekankan pentingnya sikap gotong royong dari semua kalangan, khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tak terkecuali dari para mahasiswa dan santri.

Kanit 1 Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya, AKP Zaini Abdillah mengatakan semua pihak juga harus terus menjaga keselarasan antara Pancasila dengan agama.

Tujuannya agar polemik yang kontraproduktif dan merugikan, bisa dihindari.

Hal ini ia sampaikan dalam acara silaturahmi dengan mahasiswa asal Papua, tokoh agama, dan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Nuu Waar AFKN Bekasi.

"Islam dan Pancasila memiliki hubungan erat yang saling menunjang dan mengokohkan, Islam dan Pancasila, keduanya memiliki hubungan yang erat," ujar Zaini, Senin (4/10/2021). 

"Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, terkandung juga di dalam nilai-nilai Islam," sambungnya.

Zaini menjelaskan, salah satu wujud agama dan Pancasila tercermin pada sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Sila pertama ini tercermin dalam surat Al-Baqarah ayat 163 yang artinya 'Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang," paparnya. 

Baca juga: Oknum Guru di Trenggalek Lecehkan 34 Santriwati Selama 3 Tahun, Modus Beri Kalimat Motivasi

Tak cuma itu, Zaini menuturkan bahwa sila pada Pancasila lainnya juga selaras dengan ajaran Islam. Seperti makna dari sila kedua dan ketiga.

Sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab selaras dengan ajaran Islam yang mengajarkan untuk selalu bersikap adil dalam segala hal, baik pada diri sendiri maupun orang lain.

Sementara sila ketiga yakni Persatuan Indonesia, selaras dengan ajaran Islam untuk menjaga persatuan dan kesatuan. 

Oleh karena itu, Zaini meminta masyarakat tak lagi perlu mempertantangan kedua hal tersebut.  

"Tidak perlu lagi ada yang dipertentangkan. karena dengan memahami Islam secara komprehensif maka akan dapat memahami hal tersebut," jelas dia. 

Adapun dalam acara tersebut, selain bertukar pikiran dengan para santri dan mahasiswa Papua, Subdit Kamneg Polda Metro Jaya juga memberikan bantuan paket sembako.

Bantuan diberikan kepada perwakilan mahasiswa Papua yang tengah studi di wilayah Jabodetabek, dan juga santri di Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN Bekasi.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved