Viral di TikTok Bidan Puskesmas Diduga Hina Ibu Hamil, Sanksi Terberat Pencabutan STR Menanti

Nasib 5 bidan di Puskesmas Jakbar yang diduga hina ibu hamil saat persalinan tinggal tunggu waktu, sanksi terberat dari Dinas Kesehatan DKI, cabut STR

Istimewa
Unggahan Tik Tok @stevfanywijjaya yang tengah viral dan menjadi perbincangan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Viral di TikTok perilaku tak pantas dari oknum bidan Puskesmas di Jakarta Barat.

Bukan karena prestasinya, tapi diduga oknum tersebut melakukan pelecehan verbal terhadap seorang ibu hamil.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta turun langsung menggali fakta perihal dugaan penghinaan atau pelecehan verbal bidan tersebut.

Kelakuan Bidan Diduga Hina Ibu Hamil Viral

Kelakukan bidan Puskesmas ini terungkap lewat unggahan via TikTok yang diposting dari pemilik akun @stevfanywijjaya.

Akun tersebut kini viral dan menjadi perbincangan warganet.

Di video tersebut ia menceritakan saudaranya yang tengah hamil sembilan bulan mengalami pelecehan mental.

Baca juga: Jadi Korban Begal Modus Anggota Polisi di BKT, Rafiqi Disandera, Disetrum dan Diminta Uang Tebusan

Saat itu saudaranya sedang periksa di satu Puskesmas di wilayah Jembatan Lima, Jakarta Barat.

Ada sejumlah pelecehan verbal yang dilakukan oleh bidan yang berjumlah tiga sampai lima orang.

Mulai dari mengejek perihal keputihan yang dialami saat pengecekan pembukaan persalinan hingga terkait BPJS.

Dinas Kesehatan DKI Turunkan Tim ke Lapangan

Menanggapi kasus ini, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas kesehatan DKI, Purwadi angkat bicara.

Purwadi mengatakan pihaknya tengah menelusuri kebenaran video tersebut.

"Tim kami sedang turun lapangan untuk telusur dan konfirmasi terhadap fakta lapangan yang terjadi. Itu yang pertama," jelasnya kepada awak media, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Saat Gubernur Anies Baswedan Cerita Merasa Jadi Tahanan Kota, Tak Bebas Keluar dari Jakarta

Halaman
123
Sumber: TribunJakarta
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved