Breaking News:

Virus Corona

Terkuak, Lolosnya Rachel Vennya dari Karantina Dibantu Dua Anggota TNI Salah Satunya dari Paskhas

Heboh kaburnya Selebgram Rachel Vennya dari karantina di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran akhirnya terkuak.

via Tribunnews/Instagram @rachelvennya
Ilustrasi TNI (kiri) dan selebgram Rachel Vennya (kanan). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Heboh kaburnya Selebgram Rachel Vennya dari karantina di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran akhirnya terkuak.

Rupanya Rachel bisa lolos melewati proses karantina berkat bantuan aparat dari TNI AU.

Kodam Jaya mengumumkan hasil penyelidikan perihal sementara terkait kaburnya Rachel Vennya saat karantina.

Dari hasil penyelidikan sejauh ini terungkap ada dua oknum anggota TNI AU yang terlibat meloloskan Rachel sejak kepulangannya dari Amerika Serikat September lalu.

"Penyelidikan kemarin, dilakukan pendalaman memang ada dua oknum yang bekerja sama. Keduanya dari TNI AU," kata Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Herwin menuturkan ada dua oknum TNI AU dari satuan berinisial IG dan FS.

Selebgram Rachel Vennya didampingi kuasa hukumnya saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/10/2021). Rachel Vennya hadir untuk memenuhi panggilan penyidik atas kasus kabar dirinya kabur dari Wisma Atlet Pademangan setelah tiga hari menjalani karantina Covid-19 bersama kekasihnya. Tribunnews/Jeprima
Selebgram Rachel Vennya didampingi kuasa hukumnya saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/10/2021). Rachel Vennya hadir untuk memenuhi panggilan penyidik atas kasus kabar dirinya kabur dari Wisma Atlet Pademangan setelah tiga hari menjalani karantina Covid-19 bersama kekasihnya. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

IG  diketahui membantu proses kaburnya Rachel Vennya di RSDC Pademangan saat menjalani karantina.

"Yang Satgas Bandara itu berasal dari Korps AU dan satu kemudian yang di Wisma Atlet itu berasal dari Wing Satu Paskhas," ungkap Herwin.

Baca juga: Rachel Vennya Terancam 1 Tahun Penjara Jika Terbukti Bersalah

Akibat ulah oknum itu telah, keduanya kini dinonaktifkan dari satuan Kogasgapad.

Keduanya tengah mengikuti proses pemeriksaan di Polisi Militer.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved