Jumat, 29 Agustus 2025

Kepala BNN Kota Jakarta Selatan Sebut Kejahatan Narkoba Tidak Mengenal Strata maupun Profesi

Cara yang paling efektif harus melibatkan seluruh kalangan tanpa kecuali, baik kelompok agamawan, akademisi, pegusaha, komunitas, media dan pemerintah

Penulis: Toni Bramantoro
Editor: Eko Sutriyanto
shutterstock
ilustrasi narkoba 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masalah pemberantasan narkoba tentu bukan hanya tugas Badan Narkotika Nasional (BNN) saja, tapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Forum Kader Bela Negara siap membantu BNN, dalam hal ini BNN Kota Jakarta Selatan untuk mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar (Bersih dari Narkoba).

“Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi Pak Boyke dengan FKBN yang mau membantu BNN Kota Jakarta Selatan untuk mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar (Bersih dari Narkoba). Karena dengan demikian, BNN tidak bekerja sendiri, “ ungkap Kepala BNN Kota Jakarta Selatan, Dik Dik Kusnadi saat penandatanganan komitmen bersama BNN Jaksel dengan FKBN untuk mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Kantor BNN Jaksel, Lantai 14, Gedung Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Jl. Prapanca Raya No.9, Jakarta Selatan.

Dikatakan Dik Dik bahwa masalah narkoba saat ini tidak mengenal strata dan profesi.

"Semua dihajar tanpa kecuali dan ini mengancam kita semua, maka saya menyampaikan bahwa cara yang paling efektif adalah kita harus melibatkan seluruh kalangan tanpa kecuali, baik kelompok agamawan, akademiksi, bisnisman, goverment, komunitas, media.

Semuanya kita ajak untuk bersama-sama melakukan upaya-upaya pencegahan, dan penyelamatan masyarakat dan bangsa ini dari bahaya penyalahgunaan narkoba," jelasnya.

Baca juga: Polda Metro Jaya Klarifikasi Video Penangkapan di Teluk Gong: Mereka Tak Terkait Kasus Narkoba

Menurut Dik Dik, penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar (Bersih dari Narkoba) ini tentu dasarnya adalah karena narkoba sudah terlalu banyak menimbulkan penderitaan, kerugian, dan kematian.

“Maka kami BNN Jaksel bersama FKBN sepakat untuk melakukan upaya bersama yaitu mengajak berbagai kalangan untuk sadar tentang bahaya narkoba dan pentingnya mewujudkan lingkungan bersinar, yaitu bersih dari narkoba," ujarnya.

Dik Dik menyampaikan bicara masalah narkoba ini, ada dan berkembang itu karena rendahnya tingkat kesadaran dan karena cenderung kita diam.

“Untuk itu mari kita bergerak bersama, ada target-target yang harus kita capai, yaitu target bersinar di lingkungan kerja, target bersinar di lingkungan pendidikan. target bersinar di lingkungan masyarakat dengan berbagai komunitasnya. Kita semua pasti akan bersinar," urainya.

Adapun, lanjut Dik Dik, satgas itu bagian dari konsep bersinar yang tadi diawali dengan penandatangan komitmen bersama. Kemudian dilanjutkan dengan fakta integritas yang isinya komitmen untuk tidak terlibat di dalam menyalahgunakan narkoba.

“Usai penandatangan ini juga akan dilakukan sosialisasi pembekalan kepada kader-kader yang ada. Setelah itu tes urine untuk siapa saja yang berprilaku aneh dam mencurigakan. Artinya, siapa pun akan selalu dalam keadaan kontrol. Satgas Narkoba yang dibentuk dalam rangka untuk update informasi tentang narkoba. Juga update dengan program-prigram BNN Jaksel," papar Dik Dik.

Dik Dik menyampaikan, setelah itu BNN Jaksel memberikan apresiasi kepada FKBN yang telah melakukan upaya-upaya dengan menciptakan lingkungan kerja bersinar.

“Untuk mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar, salah satunya harus bersih dari narkoba,“ tandasnya.

Sementara itu, Boyke Djohan, Wakil Kepala Koordinator Pusat Forum Kader Bela Negara (FKBN), menyampaikan pihaknya punya misi dan visi untuk membangun semangat kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk mempunyai jiwa patriotisme.

“Dalam hal ini adalah bela negara,“ katanya.

Baca juga: Sering Jadi Sarang Narkoba, Kampung Muara Bahari akan Disulap Jadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba

Boyke Djohan menyatakan sangat bangga diberi kesempatan untuk kerjasama dengan BNN Kota Jakarta Selatan untuk mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar (Bersih dari Narkoba).

“Kami intinya sebagai warga masyarakat tahu, bahwa bahaya ancaman narkoba ini seperti bom waktu, dimana semua orang kadang terlupa dan kadang terlena, karena tidak ada kasus besar yang mencuat, sehingga lupa ancaman negara kita sesungguhnya adalah narkoba dimana warga kita apabila bersentuhan dengan narkoba itu masa depannya akan hancur, “ jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Boyke Djohan, pihaknya menawarkan diri sebagai warga masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengeksplore mengaplikasikan program dari BNN untuk seluruh lapisan masyarakat.

“Harapan kami sebagai warga kita bisa meminimalisasikan pergerakan jaringan peredaran narkoba," selorohnya.

dikdik-boyke1
Kepala BNN Kota Jakarta Selatan, Dik Dik Kusnadi (kanan) dan Boyke Djohan (kiri) saat acara penandatanganan komitmen bersama BNN Jaksel dengan FKBN untuk mewujudkan Jakarta Selatan Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Kantor BNN Jaksel, Lantai 14, Gedung Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Jl. Prapanca Raya No.9, Jakarta Selatan.

Boyke Djohan menyebut pada intinya, FKBN siap mensosialisasikan program BNN kepada sekolah-sekolah, universitas-universitas dan masyarakat umum.

"Itu adalah tempat target peredaran narkoba. Ini pertama kali kami FKBN kerjasama dengan BNN, dan kami akan menularkan ke ormas-ormas maupun LSM dan lapisan masyarakat. untuk seluruhnya membantu BNN," ujar Boyke Djohan.

Boyke Djohan mengimbau kepada anak-anak muda yang menjadi target empuk dari bandar-bandar peredaban narkoba. :Jangan sekali pun mencoba narkoba, katakan tidak pada narkoba, insya Allah. Hidup kalian akan sukses," tandas Boyke Djohan.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan