Atasi Masalah Sampah Plastik, GIDKP Luncurkan Gerakan Guna Ulang Jakarta

Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dan Zero Waste Living Lab (ZWLL) meluncurkan Gerakan Guna Ulang Jakarta.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi
Peluncuran Gerakan Guna Ulang Jakarta yang diselenggarakan di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (15/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dan Zero Waste Living Lab (ZWLL) meluncurkan Gerakan Guna Ulang Jakarta.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya telah memiliki peraturan pelarangan kantong plastik sejak tahun 2020.

Setelah dua tahun diterapkan, kesadaran masyarakat untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai semakin meningkat.

Untuk mencapai pengurangan sampah plastik sebesar 30 persen pada tahun 2025, Jakarta perlu memanfaatkan upaya pengurangan plastik sekali pakai, selain kantong plastik.

Setelah melakukan pelarangan, pengurangan sampah plastik sekali pakai dapat diatasi dengan menerapkan sistem guna ulang yang mudah dan terjangkau.

Baca juga: Aspal Campuran Sampah Plastik Kresek diterapkan di Jalan BSD City

Minimnya akses terhadap alternatif sistem guna ulang diyakini menjadi salah satu hambatan terbesar untuk mengadopsi gaya hidup ini.

Untuk itu, Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dan Zero Waste Living Lab (ZWLL) meluncurkan Gerakan Guna Ulang Jakarta.

Tujuan program ini untuk mewujudkan ekosistem yang dapat mendukung gaya hidup guna ulang di Jakarta.

Baca juga: Terungkap! Sampah Saset Paling Banyak Cemari Perairan Bali, Produsen Diminta Lakukan Ini

Selain itu, hadirnya program ini diharapkan dapat mengurangi plastik sekali pakai dari produk sehari-hari yang masih menjadi masalah utama.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved