Breaking News:

Fenomena Citayam

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Khawatir Citayam Fashion Week Jadi Tempat LGBT

Wagub DKI Jakarta mengimbau agar Citayam Fashion Week (CFW) tidak menjadi tempat bagi lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Warga bersama sejumlah anak-anak yang viral dengan sebutan Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok (SCBD) turut meramaikan Citayam Fashion Week, di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2022). Fenomena Citayam Fashion Week kini tengah menjadi tren dengan membuat zebra cross menjadi catwalk dadakan, membuat kawasan tersebut semakin ramai dikunjungi warga yang ingin menyaksikan langsung fenomena tersebut hingga menimbulkan kemacetan. Wagub DKI Jakarta khawatir ajang ini disusupi LGBT. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau agar Citayam Fashion Week (CFW) tidak menjadi tempat bagi lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Jangan sampai jadi tempat LGBT," kata Riza kepada awak media di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (27/7/2022) seperti dikutip dari Kompas.TV.

Riza meminta agar hal ini menjadi perhatian.

Sebab, menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), ada kecenderungan paparan LGBT di ajang eksistensi remaja SCBD itu.

"Juga yang menjadi perhatian dari Kementerian PPPA, dari MUI (Majelis Ulama Indonesia), menyatakan ada kecenderungan LGBT, harus kita jaga, nanti (jangan) terpapar lah, kira-kira begitu," ujar Riza.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD DKI Tak Setuju Citayam Fashion Week Dipindah, Usul Atur Waktu Kegiatan

Riza meminta agar anak-anak yang kerap datang ke CFW mewaspadai terkait paparan LGBT tersebut.

Riza tak ingin LGBT di kalangan remaja menjadi masalah di kemudian hari.

"Ada beberapa upaya yang dilakukan Pemprov dan Kementerian, itu tugas kita bersama. Tetapi kan bukan seperti kita memindahkan atau menggusur atau melanggar orang di pinggir jalan gitu," kata Riza.

Riza meminta agar para orang tua juga memberikan bimbingan kepada anak-anaknya di rumah.

"Biar bagaimanapun, mereka anak-anak kita yang perlu kita bimbing. Orang tua bimbing yang di rumah, yang tahu anaknya punya kecenderungan apa, dipahami, dimengerti, dijaga, dibimbing," tegas Riza.

Lebih lanjut, Riza juga meminta agar warga yang datang ke Dukuh Atas menjaga ketertiban dan tidak parkir di sembarang tempat seperti bahu jalan, jalur sepeda, dan trotoar.

Warga juga diminta untuk tidak menggelar kegiatan tersebut hingga larut malam.

"Kemudian juga dibatasi, jangan sampai membeludak di situ, karena dapat meimbulkan kerumunan, nanti penularan Covid-19. Jangan sampai di situ juga nanti menutup jalan," pungkas Riza berpesan.

Setuju Diadakan pada CFD

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved