Masih Cinta, Wanita Korban Kekerasan Sesama Anggota PPSU di Kemang Putuskan Berdamai

Kasus penganiayaan oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kemang terhadap pacarnya yang juga petugas PPSU, berujung damai.

Istimewa
Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menganiaya pacarnya di Jalan Kemang Dalam IV, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Kasus penganiayaan yang dilakukan seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kemang terhadap pacarnya yang juga petugas PPSU, berujung damai. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus penganiayaan yang dilakukan seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kemang terhadap pacarnya yang juga petugas PPSU, berujung damai.

Peristiwa penganiayaan petugas PPSU itu viral di media sosial dan mengundang kecaman netizen.

Namun, peristiwa penganiayaan yang didorong agar diselesaikan secara hukum justru berujung damai.

Alasan korban bernama Eti, anggota PPSU Kelurahan Bangka, lantaran merasa korban masih sayang kepada pelaku, Zulpikar.

Meski mendapatkan tindak kekerasan berupa tendangan hingga ditabrak dengan sepeda motor, Eti memaafkan tindakan Zulpikar.

Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Supriadi mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin (8/8/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.

Aksi kekerasan itu dipicu kecemburuan Zulpikar terhadap Eti.

"Mereka ada salah paham, agak cemburu dikit. Ini kan bahasa-bahasa anak muda," ujar Supriadi saat dihubungi, Rabu (10/8/2022).

Supriadi mengatakan permasalahan itu sudah selesai dan berujung damai.

Korban enggan melaporkan kekasihnya ke polisi lantaran mengaku masih sayang dan memaafkan tindakan kekerasan itu.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved