Jumat, 29 Mei 2026

Atlet Tenis Meja David Jacobs Meninggal

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Terkait Kasus Atlet Para Tenis Meja David Jacobs

Polres Metro Jakarta Pusat dikabarkan akan meminta keterangan dari sejumlah saksi ahli terkait penemuan atlet para tenis meja Dian David Michael Jacob

Tayang:
Penulis: Fahmi Ramadhan
Editor: Johnson Simanjuntak
Dok. pribadi
Dian David Michael Jacobs, peraih medali perunggu di Paralimpiade Tokyo 2020 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat dikabarkan akan meminta keterangan dari sejumlah saksi ahli terkait penemuan atlet para tenis meja Dian David Michael Jacobs di pinggir rel kereta api, Kamis (27/4/2023) lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Hady Siagian mengatakan dari permintaan saksi ahli ini nantinya untuk mengetahui penyebab terjatuhnya David Jacobs ke pinggir rel sebelum dinyatakan meninggal.

"Kita akan menanyakan bagaimana posisi korban pada saat terakhir dan kemungkinan kemungkinan dia jatuhnya kenapa, apakah karena loncat atau di dorong atau bagaimana," kata Hady ketika dihubungi, Jum'at (5/5/2023).

Adapun saksi ahli yang akan dimintai keterangan yakni saksi ahli dari dokter forensik, saksi ahli fisika dari Universitas Indonesia untuk mengetahui gaya kinematika sebab terjatuhnya korban dan saksi ahli pidana.

Untuk saksi ahli fisika terkait gaya kinematika, Hady menuturkan bahwa dari keterangan saksi itu nantinya akan diketahui pergerakan korban sesaat dan setelah terjatuh.

"Gaya Kinematika itu untuk mengetahui satu pergerakan benda atau manusia itu," jelasnya.

Usai meminta keterangan dari sejumlah saksi ahli itu, kata Hady nantinya barulah pihaknya bisa menentukan penyebab terjatuhnya David Jacobs.

Akan tetapi hal itu baru akan pihaknya umumkan pada saat sesi konferensi pers pasca permintaan keterangan ahli itu selesai dilakukan.

"Nanti diberi tahu pas rilis setelah kita memeriksa saksi ahli semuanya dan proses penyelidikan kita sudah selesai akan diumumkan, apakah itu tindak pidana atau kecelakaan tunggal nanti akan kita simpulkan," pungkasnya.

Diduga Lompat dari Kereta Karena Salah Jurusan

Polisi disebut masih melakukan penyelidikan pasca penemuan tubuh atlet para tenis meja David Jacob di pinggir rel kereta Gambir-Juanda KM 4+700, Kamis (27/4/2023) kemarin.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, pada saat penyelidikan awal pihaknya menduga bahwa korban loncat dari kereta karena salah menaiki kereta.

"Kemungkinan, sekali lagi ini dugaan awal mungkin ia (korban) mengira itu kereta yang akan ia naiki maka ia naik, kemudian ketika tahu itu salah begitu masuk ternyata kosong  kemungkinan loncat mau turun," ucap Komarudin kepada wartawan, Jum'at (28/4/2023).

Komarudin menuturkan, korban sendiri diketahui memiliki tiket kereta dengan tujuan menuju Solo, Jawa Tengah dengan jadwal keberangkatan 20.40 WIB.

Namun pada saat pukul 20.30 WIB melintas kereta tujuan Surabaya-Gambir yang dimana kereta tersebutlah yang diduga dinaiki oleh korban.

Baca juga: Polisi Tunggu Hasil Autopsi Dokter RSCM Soal Penyebab Kematian Atlet Para Tenis Meja David Jacobs

"Apakah yang bersangkutan ini awal salah naik kereta terus panik, mau loncat atau bagaimana ini masih kita dalami," jelasnya.

Kronologi Penemuan Tubuh Atlet Para Tenis Meja David Jacob

Polres Metro Jakarta Pusat membeberkan kronologi sesaat sebelum atlet para tenis, Dian David Michael Jacob ditemukan tergeletak di pinggir rel jalur Gambir-Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2023).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara David terlihat memasuki Stasiun Gambir pada pukul 20.12 WIB.

Setelah memasuki area stasiun, korban diketahui beraktivitas di area tersebut mulai dari memesan tiket hingga memasuki area peron dari pukul 20.12 WIB hingga pukul 20.28 WIB.

"Kemudian dari Linimasa alat komunikasi korban pada pukul 20.30 WIB sudah berada pada titik posisi ditemukan (tergeletak di pinggir rel)," kata Komarudin kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jum'at (28/4/2023).

"Artinya hanya jarak 2 menit dari Gambir ke TKP itu jaraknya 700 meter kalau jalan kaki gak mungkin," sambungnya.

Kendati demikian dijelaskan Komarudin, pihaknya hingga kini masih mendalami penyebab kematian dari atlet para tenis meja tersebut.

Sebab saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk dilakukan proses autopsi.

"Sementara yang ditemukan dari visum luar yang ditemukan di tubuh korban hanya pula di bagian kepala," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua National Paralympic Commitee DKI Jakarta, Dian David Michael Jacob meninggal dunia pada Jumat (28/4/2023).

Sebelum meninggal dunia, Dian David Michael Jacob ditemukan tidak sadarkan diri di pinggir jalur rel kereta di dekat Gambir, Jakarta Pusat pada pukul 21.22 WIB.

"Betul, petugas pengamanan Stasiun mengamankan jalur KA antara Gambir - Juanda KM 4+700 pada Kamis 27 April 2023 karena ditemukannya seseorang yang tergeletak di pinggir jalur rel pada lokasi tersebut pukul 21.22 WIB," kata Kepala Humas PT KAI Daop I, Eva Chairunisa kepada wartawan, Jumat (28/4/2023).

Setelah ditemukan, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap korban ke Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat dengan menggunakan ambulans stasiun.

"Selanjutnya menurut pihak RS pasien tersebut meninggal dunia dinihari pagi sekitar pukul 03.30 WIB," ucapnya.

Lebih jauh, Eva menerangkan pihaknya belum mengetahui penyebab keberadaan Dian David di pinggir rel tersebut.

"Belum diketahui penyebab keberadaannya di jalur rel, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan pihak stasiun sangat terbuka memberikan informasi untuk membantu proses penyelidikan serta akan terus melakukan kordinasi bersama pihak kepolisian," jelasnya.

Kabar meninggal dunianya Dian David Michael Jacob juga dinformasikan National Paralympic Commitee DKI Jakarta melalui instagram resminya.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya. Bapak Dian David Michael Jacobs (Ketua NPC DKI Jakarta). Semoga segala pengabdian dan amal Ibadahnya diterima Tuhan Yang Maha Esa. Kiranya keluarga yg ditinggalkan dilimpahkan kekuatan, penghiburan, dan kesabaran. Amin," demikian pernyataan NPC DKI Jakarta.
 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved