Jumat, 5 Juni 2026

Selama KTT ASEAN 5-7 September, Pemprov DKI Jakarta Instruksikan Karyawan WFH

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bakal mengintruksikan karyawan untuk kerja dari rumah (WFH).

Tayang:
Editor: Erik S
FMB9
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono  

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bakal mengintruksikan karyawan untuk kerja dari rumah (WFH).

Hal ini sebagai upaya menjaga kelancaran KTT ke-43 ASEAN yang akan berlangsung pada 5-7 September 2023.

Baca juga: Pemerintah Masih Konfirmasi Kehadiran Joe Biden di KTT ASEAN September Mendatang

“Di luar perangkat daerah, terutama untuk pihak swasta, sifatnya lebih ke surat edaran dan imbauan,” ujarnya dalam diskusi FMB9 Selasa (8/8).

Selain membuat imbauan, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai persiapan yakni antisipasi kemacetan yang mungkin akan terjadi saat acara KTT ASEAN ke-43 berlangsung seperti mengandalkan transportasi masal dengan menambah jumlah armada bus TransJakarta.

Juga kereta MRT, serta LRT yang sebentar lagi akan mulai beroperasi.

Tempat transit saat ini juga sedang dalam tahap renovasi dan pembangunan, dengan target selesai pada akhir Agustus.

Heru menambahkan, persiapan lain yang dilakukan Pemprov DKI, yakni peningkatan kualitas infrastruktur, sosialisasi kepada masyarakat, dan pengurangan emisi karbon untuk menyambut KTT ASEAN.

"Kami telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan KTT ASEAN dapat berjalan lancar dan sukses. Meningkatkan kualitas infrastruktur, seperti jalan raya, transportasi, dan tempat transit," katanya.

Dalam hal infrastruktur, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan raya, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. 

Beberapa di antaranya adalah ruas jalan di kawasan Sudirman, Thamrin, dan Gatot Subroto.

Pihaknya telah melakukan pengurangan emisi karbon dengan berbagai cara, seperti penggunaan kendaraan listrik, penanaman pohon, dan penggunaan energi terbarukan.

Program peninggian tanggul pantai dan rencana pembangunan ‘giant sea wall’ juga dapat menjadi bukti konkret dalam menjaga ketahanan wilayah pantai Jakarta dari efek perubahan iklim.

"Kami ingin KTT ASEAN menjadi acara yang ramah lingkungan," kata Heru.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved