Minggu, 31 Agustus 2025

Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN

Sosok Eras Pelaku Penculikan Kacab Bank BUMN, Ternyata Mantan Atlet

Dari 15 tersangka, 4 diantaranya pelaku penculikan Ilham yakni AT, RS, RAH, dan EW alias Eras. 

|
Penulis: Hasanudin Aco
Istimewa via TribunJakarta.com
AKTOR PEMBUNUHAN - Empat pelaku aktor intelektual penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta diringkus Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Para pelaku ditangkap pada Minggu (24/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Tersangka penculikan disertai pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) salah satu bank BUMN Mohammad Ilham Pradipta (37) terus bertambah.

"Saat ini masih (kami) terus bekerja. Setidaknya kami update ada 15 orang yang diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Selasa (26/8/2025).

Sebanyak 15 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. 

Polisi mengatakan keterangan para pelaku juga bakal dicocokkan dengan barang bukti yang diamankan.

Polisi juga tengah mendalami motif para pelaku menculik dan menghabisi nyawa korban.

Dari kasus ini polisi mengklasifikasikannya dalam tiga klaster yakni ada yang bertindak sebagai pengintai, penculik, dan eksekutor.

Dari 15 tersangka, 4 diantaranya merupakan pelaku penculikan yakni inisial AT, RS, RAH, dan EW alias Eras. 

Sosok Eras Pelaku Penculikan

Eras dikenal sebagai mantan atlet kickboxing.

Ini adalah seni bela diri dan olahraga tarung yang menggabungkan pukulan (boxing) dan tendangan (kicking) dalam satu pertandingan.

Eras disuruh seseorang untuk menculik Ilham.

Kuasa Hukum EW atau Eras, Adrianus Agal, mengungkap sosok yang menyuruh kliennya menculik Ilham.

Kata dia orang itu berinisial F, diduga oknum aparat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah telah membantah rumor aparat TNI di balik kasus itu.

"Jangan percaya rumor," kata Freddy saat dihubungi Tribunnews.com pada Selasa (26/8/2025).

Awalnya ditawari menjemput paksa

Menurut Adrianus, kliennya Eras yang mengenal F.

Kemudian F menawari pekerjaan ke F dan ketiga rekannya menjemput paksa Ilham Pradipta.

Eras dijanjikan uang puluhan juta rupiah (sekitar Rp 50 juta) sebagai imbalannya.

Dia membantah Eras dan kawan-kawan adalah penculik bayaran.

Katanya Eras melakukan itu semata-mata karena kebutuhan atau motif ekonomi.

Adrianus juga mengungkap profesi sebenarnya dari Eras dan tiga rekannya.

"E yang saya mau bicara di sini, bahwa Eras ini adalah sebelumnya kickboxer atau atlet kickboxing," kata Adrianus dalam perbincangan di channel YouTube @Kompas.com, Selasa (26/8/2025).

Menurut Adrianus, Eras juga bekerja sebagai petugas keamanan serta debt collector.

"Pekerjaan utama juga itu, sebagai keamanan. Dan mereka juga sebagai debt collector begitu," ungkap Adrianus.

Pekerjaan sampingan pelaku

Saat ditanya apakah Eras dan ketiga rekannya bekerja di satu instansi atau perusahaan dalam profesinya sebagai keamanan dan debt collector, Adrianus mengaku tidak.

"Untuk bekerja di satu instansi tidak tapi mereka profesional," ujar Adrianus.

Adrianus mengatakan Eras kaget saat mengetahui orang yang dijemput paksa dan diserahkannya ke kelompok lain, ternyata meninggal dunia.

Menurut Adrianus, Eras dan rekan-rekannya ini tidak tahu menahu soal rencana pembunuhan atas korban.

"Di kesempatan yang baik ini, karena ada permintaan dari keluarga besar, yang pertama bahwa kami memohon maaf atas peristiwa yang sudah terjadi ini. Kami berbela sungkawa dan kemarin Eras sampai menangis, menitikkan air mata di depan penyidik bahwa dia sangat menyesal menerima pekerjaan ini," kata Adrianus.

"Jadi tentu setelah eras menyesali juga ia meminta permohonan maaf dari keluarga korban," tambahnya.

Keluarga tak kenal pelaku penculikan

Ilham Pradipta diculik di area parkir supermarket di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).

Aksi penculikan itu terekam CCTV.

Korban ditarik dan dimasukkan secara paksa ke mobil yang ditumpangi oleh Eras dkk.

Setelah diculik, korban dibunuh dan jasadnya ditemukan dengan kondisi tangan, kaki, dan wajah terikat lakban di sebuah persawahan di Cikarang, Bekasi, Kamis (21/8/2025) pagi.

Juru bicara keluarga Ilham Pradipta, Widodo Bayu Ajie mengatakan tidak mengenali semua pelaku yang berhasil ditangkap polisi.

“Kalau berdasarkan pengamatan yang didengar dari media, karena itu pun informasi dari TV. Keluarga tidak ada yang mengenali. Dari 8, 4 yang sebelumnya dan 4 yang setelahnya. Tidak ada yang mengenal mereka semua,” kata Bayu di ruangan kerjanya, Senin (25/8/2025).

Pihak keluarga juga terus menunggu perkembangan polisi terkait dari para pelaku ini.

“Kalau memang itu ada skenario, yang sementara kita dengar kan, ada penculik. Misalnya penculik ini bukan yang melakukan. Nah ini kita juga belum mendengar resmi,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com/Tribun Jakarta

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul SOSOK Penculik Kacab Bank Eks Atlet Kickboxing, Keluarga Ilham Ungkit Skenario: Tungu Hasil Penyidik

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan