Cekcok Soal Lapak, Penjual Kerupuk di Serpong Tangsel Jadi Korban Penikaman
Korban sempat mendapat pertolongan warga sebelum dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN – Seorang penjual kerupuk berinisial R (18) menjadi korban penganiayaan di Jalan Raya Serpong Km 7, Kelurahan Paku Alam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (20/9/2025) malam.
R mengalami tiga luka tusukan di bagian punggung setelah terlibat cekcok dengan pria berinisial E alias Jek (18).
Peristiwa itu berawal ketika R bersama rekannya hendak naik mobil pick up dari lampu merah Gading Serpong menuju arah Summarecon Gading Serpong untuk berjualan kerupuk.
Tiba-tiba, korban dipanggil oleh pelaku yang menegur dan melarang berjualan di wilayah tersebut.
"Terjadi cekcok mulut hingga berlanjut perkelahian. Pelaku lalu mengeluarkan pisau lipat dan langsung menikam korban sebanyak tiga kali di bagian punggung kiri," kata Kapolsek Serpong Kompol Suhardono, dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Jumat (26/9/2025).
Baca juga: Fakta-fakta Wanita Penjual Kerupuk Tewas Tersambar Kereta Api di Surabaya
Sejumlah karyawan restoran yang berada di sekitar lokasi langsung melerai.
Mereka juga berhasil merebut pisau dari tangan pelaku sebelum akhirnya pelaku kabur.
Tak butuh waktu lama, E akhirnya diamankan di kontrakannya di Kebon Nanas, Kota Tangerang.
Korban sempat mendapat pertolongan warga sebelum dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Polisi menjeratnya dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-penikaman-detik-detik-pedagang-keripik-tewas-ditikam-saat-melerai-perkelahian-di-tts.jpg)