Alvaro Bocah Hilang Ditemukan Meninggal
Hasil Tes DNA Kerangka di Tenjo Identik dengan Alvaro, Polisi Serahkan Jenazah ke Keluarga
Polres Metro Jakarta Selatan bersama Karumkit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri merilis hasil pemeriksaan forensik terkait penemuan kerangka.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Polres Metro Jakarta Selatan bersama Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri merilis hasil pemeriksaan forensik terkait penemuan kerangka manusia di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA, polisi menyebut kerangka tersebut identik merupakan milik Alvaro Kiano Nugroho (AKM), korban kasus pembunuhan yang sempat dilaporkan hilang.
Proses Identifikasi
- Kerangka ditemukan pada 23 dan 25 November 2025 di daerah Tinjo, Bogor.
- Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan pada 24 November 2025 dengan nomor register 0062/XI/2025/ML.
- Sampel DNA post-mortem korban dibandingkan dengan DNA ante-mortem milik Arum Indah Kusumastuti, ibu korban.
- Tim Odontologi Forensik juga melakukan analisis tulang rahang dan gigi untuk memperkirakan usia korban.
Hasil Pemeriksaan
Berdasarkan uji DNA dan pemeriksaan gigi, disimpulkan bahwa kerangka tersebut adalah Alvaro Kiano Nugroho, anak biologis dari Arum Indah Kusumastuti.
Selanjutnya, kerangka jenazah Alvaro diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Alvaro Kiano menghilang selama delapan bulan sejak Maret 2025.
Ia diduga diculik dari masjid oleh orang yang mengaku ayahnya.
Sejak saat itu, jejaknya tak terendus meski pihak keluarga mencari berbagai cara untuk menemukannya.
Pada November 2025, kerangka Alvaro ditemukan di Tenjo, Kabupaten Bogor. Ternyata, ia diculik lalu dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar.
Namun, beberapa hari setelah ditangkap, Alex mengakhiri hidupnya di ruang konseling Mapolres Jakarta Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jenazah-alvaro.jpg)