Minggu, 19 April 2026

Planetarium Jakarta Buka Lagi dengan Wajah Modern, Pelajar Gratis Masuk Selama 3 Bulan

Planetarium aktif kembali setelah 2012 ditutup. Pembukaan resmi ini dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Editor: Erik S
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menggunakan teleskop mengamati fenomena gerhana bulan di Planetarium dan Obersevasi Jakarta (POJ), Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2022). Wisata edukatif ini aktif kembali setelah 2012 ditutup. Pembukaan resmi ini dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. 

Ringkasan Berita:
  • Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki dibuka kembali pada 23 Desember setelah tutup sejak 2012.
  • Selama tiga bulan ke depan, seluruh pelajar dari DKI dan dari luar dapat masuk gratis.
  • Planetarium kini hadir dengan fasilitas modern berbasis teknologi AI dan pengalaman visual yang diperbarui.

TRIBUNNEWS.COM. JAKARTA- Planetarium Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat resmi dibuka kembali pada Selasa (23/12).

Wisata edukatif ini aktif kembali setelah 2012 ditutup. Pembukaan resmi ini dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

"Saya bahagia sekali, setelah 13 tahun lebih dari tahun 2012, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin pada waktu itu, Alhamdulillah hari ini bisa kita hidupkan kembali," ujar Pramono dikutip dalam rilis resminya.

Baca juga: PSI Jakarta Usul Solusi Atasi Dualisme Planetarium Jakarta

Untuk menarik minat generasi muda terhadap ilmu astronomi, selama tiga bulan ke depan, seluruh pelajar di DKI dan non-DKI tidak dibebankan tiket masuk alias gratis.

"Saya sudah memutuskan untuk pelajar Jakarta yang ingin memanfaatkan ini selama tiga bulan akan kami gratiskan," kata Pramono.

Kebijakan ini akan berlaku selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.

"Yang dari daerah, selama liburan ini, selama pelajar kami berikan gratis," kata dia.

Sementara orang tua atau pendamping tetap dikenakan tarif normal.

Terkait biaya tiket masuk akan diatur oleh pihak manajemen PT Jakarta Propertindo/Jakpro (Perseroda).

Adapun mekanisme kuota harian tiket gratis untuk pelajar akan diatur oleh Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin menjelaskan, Planetarium Jakarta kini hadir dengan wajah yang lebih modern.

Fasilitas visual yang sempat terbengkalai kini telah diperbarui dengan teknologi artificial intelligence atau AI.

“Fasilitas Planetarium ini tentunya kami menghadirkan menjadi satu planetarium yang baru. Jadi tidak hanya ada visual tentang astronomi tetapi ada experience baru," jelasnya.

Sejarah Planetarium

Dikutip dari berbagai sumber, Planetarium Jakarta dibangun mulai tahun 1964 dan dibuka untuk umum pada tanggal 1 Maret 1969, atas gagasan Presiden Soekarno.

Selain dana dari pemerintah, Planetarium dan Observatorium Jakarta ini juga didanai oleh Gabungan Koperasi Batik Indonesia.

Pada tahun 1968, tepatnya tanggal 10 November, planetarium Jakarta diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin bersamaan dengan diresmikannya Pusat Kesenian Jakarta—Taman Ismail Marzuki.

Pertunjukan Planetarium mulai dibuka untuk umum pada tanggal 1 Maret 1969 menggunakan proyektor Universal buatan perusahaan Carl Zeiss, Jerman.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved