Imlek 2026
Libur Imlek, Whoosh Catat Rekor Layani 25 Ribu Penumpang Harian
Libur Imlek dorong lonjakan penumpang Whoosh hingga 25 ribu per hari, dipicu liburan dan silaturahmi jelang Ramadan.
Ringkasan Berita:
- Kereta Cepat Whoosh mencatat lonjakan penumpang selama libur Imlek 2026. Jumlah harian mencapai 24.381 orang pada Jumat dan melonjak menjadi 25.700 pada Sabtu.
- Hingga Minggu pagi, lebih dari 12 ribu tiket terjual dan diprediksi melampaui 22 ribu penumpang. KCIC menyebut peningkatan ini dipicu liburan sekaligus silaturahmi jelang Ramadan.
- Operasional berjalan lancar dengan tambahan petugas, sementara ornamen Imlek di stasiun dan kereta menambah suasana meriah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peningkatan jumlah penumpang terjadi pada Kereta Cepat Whoosh selama libur panjang akhir pekan Tahun Baru Imlek.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan dibandingkan akhir pekan biasa.
Pada Jumat (13/2/2026), jumlah penumpang mencapai 24.381 orang dalam sehari. Angka tersebut naik menjadi sekitar 25.700 penumpang pada Sabtu (14/2/2026).
Sementara pada Minggu (15/2/2026), hingga pagi hari sudah lebih dari 12 ribu tiket terjual, dan diprediksi melampaui 22 ribu penumpang dalam sehari.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan peningkatan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan periode libur panjang.
“Selain dimanfaatkan untuk berlibur, peningkatan perjalanan juga didorong oleh masyarakat yang bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat sebelum Ramadan,” ujarnya.
KCIC memastikan operasional berjalan aman dan lancar dengan kesiapan sarana, prasarana, serta optimalisasi petugas di seluruh stasiun.
Puluhan petugas pelayanan disiagakan untuk menjaga kelancaran arus penumpang dan kualitas layanan.
Untuk memeriahkan suasana Imlek, KCIC menghadirkan ornamen khas Imlek di loket, ruang tunggu, hingga rangkaian kereta.
Dekorasi tematik ini menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.
Libur Imlek dan Awal Ramadan Bisa Ciptakan 9 Hari Istirahat Sekolah
Umat Islam di Indonesia kini tengah menghitung hari menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Berdasarkan kalender dan metode hisab, awal puasa tahun 2026 diprediksi jatuh pada pertengahan Februari, bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Kondisi unik ini menciptakan potensi libur panjang yang jarang terjadi, terutama bagi pelajar.
Perbedaan Penetapan Awal Ramadan
PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal.
Sementara Pemerintah melalui Kementerian Agama bersama NU baru akan menetapkan tanggal resmi lewat Sidang Isbat pada 17 Februari.
Berdasarkan data astronomi, hilal diprediksi belum memenuhi syarat visibilitas, sehingga besar kemungkinan awal Ramadan versi Pemerintah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Libur Nasional dan Cuti Bersama
Merujuk SKB 3 Menteri, libur resmi Februari 2026 adalah:
Senin, 16 Februari: Cuti Bersama Imlek
Selasa, 17 Februari: Libur Nasional Imlek
Hari Rabu (18 Februari) dan Kamis (19 Februari) tetap hari kerja bagi pegawai, kecuali mengambil cuti tahunan.
Potensi Libur Sekolah 9 Hari
Bagi pelajar, kombinasi libur Imlek dan libur awal puasa berpotensi menciptakan libur 9 hari berturut-turut mulai Sabtu, 14 Februari hingga Minggu, 22 Februari 2026.
Kegiatan belajar diperkirakan baru aktif kembali pada Senin, 23 Februari 2026.
BERITA TERKAIT
Baca juga: Kenapa Barongsai Identik dengan Imlek? Ini Sejarah dan Maknanya
Baca juga: Libur Imlek, Ini Jadwal Ganjil Genap dan One Way di Puncak Bogor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Promo-Tiket-Kereta-Cepat-Whoosh-Nataru.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.