Rabu, 3 Juni 2026

Perempuan Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangsel, Warga Curiga Usai Dengar Tangisan Anak

Wanita 51 tahun ditemukan tewas di kontrakan Pakualam, Tangsel. Warga curiga usai dengar tangisan anak dini hari.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
TribunStyle.com - Tribunnews.com
JASAD MANUSIA - Wanita 51 tahun ditemukan tewas di kontrakan Pakualam, Tangsel. Warga curiga usai dengar tangisan anak dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang perempuan bernama Ilmiatini (51) ditemukan tewas di kontrakannya di Pakualam, Serpong Utara, Tangsel
  • Kasus terungkap setelah warga mendengar tangisan anak dini hari. 
  • Polisi telah melakukan olah TKP dan membawa jenazah ke RSUD untuk autopsi guna memastikan penyebab kematian.

TRIBUNNEWS.COM - Warga Pakualam, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan bernama Ilmiatini (51) di dalam kontrakannya, Kamis (16/4/2026) dini hari.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah warga mendengar suara tangisan anak dari dalam rumah korban sekitar pukul 01.30 WIB.

Merasa curiga, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan setempat.

Sekuriti lingkungan, Prangki, mengatakan dirinya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Namun saat tiba, korban sudah dalam kondisi tergeletak dan tidak bergerak di dalam rumah.

“Pas saya datang, posisi korban sudah tergeletak. Keluarganya sempat minta tolong buat disentuhin, tapi saya enggak berani,” ujar Prangki.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, karena hal tersebut merupakan kewenangan pihak kepolisian.

Hal serupa disampaikan Ketua RT 04 Pakualam, Satibi. Ia mengungkapkan bahwa saat tiba di lokasi, dirinya mendengar tangisan anak-anak dari dalam rumah.

“Saya datang ke rumah, dengar anak-anaknya sudah pada nangis. Saya cuma lihat dari pintu, kelihatan korban ada di bawah tempat tidur, dekat kipas,” kata Satibi.

Warga setempat sempat tidak berani masuk ke dalam rumah sebelum pihak keluarga korban datang. Setelah pintu berhasil dibuka bersama keluarga, kondisi korban dipastikan sudah tidak bernyawa.

Pihak RT kemudian segera menghubungi ketua RW dan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas dari Polsek Serpong Utara tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi dipasang untuk membatasi akses warga selama proses penyelidikan berlangsung.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang sekitar pukul 03.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan medis, termasuk autopsi.

Baca juga: Dua Penemuan Mayat di Purwakarta dan Cimahi Gegerkan Warga, Diduga Meninggal karena Sakit

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Kepolisian sudah melakukan olah TKP dan melakukan autopsi terhadap korban. Sambil menunggu hasil autopsi kami melakukan serangkaian proses penyelidikan,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com 

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved