Selasa, 28 April 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Petugas Gabungan Angkut Kantong Jenazah dari Gerbong KRL Khusus Wanita

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut sebanyak 74 penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Erik S

Petugas Gabungan Angkut Kantong Jenazah dari Gerbong KRL Khusus Wanita

Ringkasan Berita:
  • Evakuasi tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur masih berlangsung dini hari.
  • Petugas memotong gerbong wanita, mengevakuasi korban luka dan meninggal dari dalam rangkaian kereta.
  • Sebanyak 74 luka dan empat tewas, sementara lima orang masih terjebak dalam proses penyelamatan.

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Proses evakuasi korban kecelakaan kereta KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat masih berlangsung hingga Selasa (28/4/2026) dini hari.

Petugas berupaya memotong gerbong KRL khusus wanita untuk menyelamatkan penumpang yang terjepit.

Pantauan terkini Tribunnews.com pada pukul 02.55 WIB, petugas gabungan mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia.

Sejumlah petugas tampak mengangkut satu kantong jenazah dari KRL gerbong wanita menuju ambulans.

Di dalam KRL terlihat masih ada korban yang terjepit meski tak diketahui pasti berapa jumlahnya.

Petugas medis juga terlihat memberikan oksigen serta infus kepada korban yang terjepit di dalam KRL khusus wanita.

Korban Bertambah

Jumlah korban dalam kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut sebanyak 74 penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
 
Korban luka di antaranya 59 dirawat di RSUD Bekasi, 12 di RS Primaya, dan 3 di RS Bella.

Selain korban luka, tercatat ada empat korban jiwa dalam insiden tersebut. 

Baca juga: Hendak Berkunjung ke Rumah Menantu, Nurhayati Jadi Korban Tewas KRL Ditabrak KA Argo Bromo

Korban jiwa tiga di RSUD Bekasi dan satu di RS Bella.

Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan berupaya mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta.

Operasi difokuskan pada penyelamatan penumpang yang terjepit di antara badan gerbong yang mengalami kerusakan parah.

Masih terdapat lima orang yang terperangkap di dalam himpitan rangka baja KRL, upaya evakuasi dilakukan dengan peralatan khusus.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved